Profil Sebastian Beccacece, Pelatih Ekuador di Piala Dunia 2026 Tanpa Karier Pemain Profesional
Berikut profil Sebastian Beccacece, pelatih asal Argentina yang akan menangani Timnas Ekuador di Piala Dunia 2026.
Penulis:
Isnaini Nurdianti
Editor:
Dwi Setiawan
Ringkasan Berita:
- Sebastian Beccacece merupakan pelatih asal Argentina yang saat ini menangani Timnas Ekuador di Piala Dunia 2026.
- Ia lahir di Rosario, Argentina, pada 17 Desember 1980 dan kini berusia 45 tahun
- Beccacece menjadi perhatian karena tidak memiliki pengalaman sebagai pemain sepak bola profesional
TRIBUNNEWS.COM - Sebastian Beccacece adalah pelatih Timnas Ekuador di Piala Dunia 2026 yang akan diselenggarakan di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada pada 11 Juni hingga 19 Juli mendatang. Berikut profil lengkapnya.
Beccacece merupakan pelatih sepak bola asal Argentina yang lahir di Rosario, Argentina, pada 17 Desember 1980. Saat ini usianya 45 tahun.
Fakta menariknya adalah, Beccacece tidak memiliki pengalaman sebagai pemain sepak bola profesional.
Beccacece membangun reputasinya sepenuhnya dari jalur kepelatihan sejak usia muda hingga akhirnya mampu mencapai level tim nasional.
Memiliki Lisensi UEFA Pro, ia dikenal sebagai pelatih modern dengan pendekatan taktik intensitas tinggi dan organisasi permainan yang rapi.
Baca juga: Profil Jamal Sellami, Pelatih Asal Maroko yang Wujudkan Mimpi Yordania Tampil di Piala Dunia
Karier Kepelatihan
Beccacece memulai karier kepelatihannya pada 2003 sebagai asisten pelatih di Sport Boys. Ia lalu melanjutkan peran serupa di Coronel Bolognesi periode 2004–2006.
Pada 2007, Beccacece menjadi asisten pelatih di Sporting Cristal, lalu berlanjut ke O’Higgins (2008–2009), dan CS Emelec (2010).
Setelah itu, ia bergabung dengan Universidad de Chile sebagai asisten pelatih pada 2011–2012.
Pengalamannya semakin matang ketika ia menjadi asisten pelatih Timnas Chili (2012–2015), kemudian Timnas Argentina pada 2017–2018. Ia juga sempat menangani Timnas Argentina U20 pada 2017–2018 sebagai pelatih kepala.
Beccacece kemudian dipercaya sebagai pelatih kepala Defensa y Justicia (2018–2019), Independiente (2019), Racing Club (2020–2021), kembali ke Defensa y Justicia (2021-2022) sebelum melanjutkan petualangan ke Eropa bersama Elche CF (2023-2024).
Hingga pada akhirnya, ditunjuk sebagai pelatih kepala Timnas Ekuador pada 1 Agustus 2024 dengan kontrak hingga 31 Desember 2026.
Baca juga: Inggris Ingin Ciptakan Sejarah di Piala Dunia 2026, Harry Kane Penuh Kepercayaan Diri
Misi di Piala Dunia 2026
Di Piala Dunia 2026, Beccacece bersama Timnas Ekuador akan memulai perjalanannya dari Grup E bersama Jerman, Curacao, dan Pantai Gading.
Beccacece meyakini bahwa Timnas Ekuador memiliki kombinasi kualitas fisik, disiplin, dan perkembangan taktik yang membuat mereka mampu membuat kejutan di Piala Dunia 2026 melebihi pencapaian edisi sebelumnya yang sudah kandas di fase grup.
"Saya melihat potensi besar Ekuador sejak Piala Dunia 2022, sama seperti Jepang dan Maroko. Tim ini memiliki kualitas fisik yang sangat baik dan terus berkembang menjadi tim yang lebih dominan dan terstruktur."
"Kunci perkembangan kami adalah meningkatkan kualitas individu pemain, terutama dalam pengambilan keputusan, umpan, dan penempatan posisi. Saya yakin mereka mampu mencapai level yang lebih tinggi."