Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Superskor
LIVE ●

Persib Masuk Daftar Cekal FIFA, Penyebab dan Daftar Klub Indonesia Kena Registration Ban

Persib Bandung masuk FIFA Registration Ban List, sanksi terkait kontrak Daisuke Sato, manajemen pastikan segera diselesaikan

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Glery Lazuardi
zoom-in Persib Masuk Daftar Cekal FIFA, Penyebab dan Daftar Klub Indonesia Kena Registration Ban
Persib.co.id
PERSIB BANDUNG - Persib Bandung masuk FIFA Registration Ban List, sanksi terkait kontrak Daisuke Sato, manajemen pastikan segera diselesaikan 
Ringkasan Berita:
  • Persib Bandung masuk FIFA Registration Ban List bersama tujuh klub Indonesia lain. 
  • Sanksi larangan registrasi pemain baru ini terkait terminasi kontrak Daisuke Sato pada 2023. 
  • Manajemen menegaskan bukan soal tunggakan gaji dan kini tengah menyelesaikan kewajiban agar larangan FIFA segera dicabut

TRIBUNNEWS.COM - Kabar kurang menggembirakan menghampiri Persib Bandung di tengah euforia keberhasilan meraih tiga gelar juara liga secara beruntun. Klub berjuluk Maung Bandung itu resmi masuk dalam FIFA Registration Ban List atau daftar klub yang dikenai larangan mendaftarkan pemain baru oleh FIFA.

Berdasarkan daftar yang diperbarui pada Jumat (29/5/2026), Persib menjadi salah satu dari delapan klub Indonesia yang tercatat mendapatkan sanksi larangan registrasi pemain. Sanksi tersebut berlaku hingga FIFA mencabutnya setelah seluruh kewajiban yang menjadi dasar keputusan diselesaikan.

Selain Persib, klub Indonesia lain yang masuk dalam daftar tersebut adalah Persiwa Wamena, PSBS Biak, PSCS Cilacap, Kalteng Putra, PSM Makassar, PSIS Semarang, dan Semen Padang.

Masuknya Persib ke FIFA Registration Ban List sempat memunculkan berbagai spekulasi. Namun manajemen Persib memastikan persoalan tersebut bukan disebabkan tunggakan gaji pemain.

Penjelasan Manajemen Persib

Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menjelaskan bahwa sanksi itu berkaitan dengan penyelesaian terminasi kontrak mantan pemain Persib, Daisuke Sato, pada 2023.

"Perlu kami jelaskan bahwa keputusan tersebut berasal dari satu perkara spesifik yang berkaitan dengan penyelesaian terminasi kontrak mantan pemain Persib, Daisuke Sato, pada tahun 2023."

"Dengan demikian, persoalan ini bukan terkait penunggakan gaji pemain ataupun bentuk pengabaian terhadap hak-hak pemain sebagaimana yang mungkin dipersepsikan," tulis Persib dalam keterangannya.

Rekomendasi Untuk Anda

Adhitia mengatakan manajemen saat ini tengah menyelesaikan seluruh kewajiban yang berkaitan dengan keputusan tersebut sekaligus menindaklanjuti proses administratif yang diperlukan.

"Saat ini, kami sedang menyelesaikan kewajiban yang menjadi bagian dari keputusan tersebut dan menindaklanjuti seluruh proses administratif yang diperlukan," katanya.

Ia menegaskan bahwa Persib tetap berkomitmen menjalankan tata kelola klub secara profesional dan mematuhi seluruh regulasi yang berlaku.

"Sebagai klub yang berkomitmen menjalankan tata kelola sepak bola yang baik, Persib senantiasa berupaya memenuhi seluruh kewajiban kontraktual serta menjalankan setiap proses sesuai regulasi."

"Penghormatan terhadap hak pemain, pelatih, karyawan, mitra, dan seluruh pemangku kepentingan merupakan prinsip yang selalu kami pegang dalam menjalankan klub," kata Adhitia.

Persib juga optimistis sanksi tersebut dapat segera diselesaikan. Setelah seluruh kewajiban dipenuhi, klub akan mengikuti tahapan yang ditetapkan FIFA agar status larangan registrasi pemain dapat ditinjau kembali dan dicabut.

Menurut Adhitia, persoalan ini tidak akan memengaruhi program dan aktivitas klub yang sudah berjalan.

"Situasi ini tidak memengaruhi stabilitas maupun arah pengembangan klub. Aktivitas operasional, persiapan tim, serta berbagai agenda strategis yang telah direncanakan tetap berjalan dengan baik dan sesuai target," ujarnya.

Daftar Klub Indonesia Terkena Registration Ban

Selain Persib, beberapa klub Indonesia lainnya juga masih tercatat dalam FIFA Registration Ban List. PSIS Semarang dan Semen Padang masuk daftar pada 29 Mei 2026, sementara PSM Makassar tercatat sejak 22 Mei 2026. Kalteng Putra masuk daftar pada 21 Januari 2026, PSCS Cilacap pada 28 Oktober 2025, dan Persiwa Wamena sejak 21 Mei 2022.

Adapun PSBS Biak menjadi klub Indonesia dengan catatan sanksi terbanyak dalam periode tersebut. Klub asal Papua itu tercatat delapan kali masuk FIFA Registration Ban List, yakni pada 20 Oktober 2025, 6 November 2025, 13 Desember 2025, 21 Januari 2026, 23 Januari 2026, 8 April 2026, 21 April 2026, dan 11 Mei 2026.

FIFA Registration Ban List umumnya dijatuhkan kepada klub yang memiliki sengketa dengan pemain atau pihak lain terkait kewajiban kontraktual. Selama persoalan tersebut belum diselesaikan, klub yang bersangkutan tidak dapat mendaftarkan pemain baru pada bursa transfer.

Daftar 8 Klub Indonesia yang Masuk FIFA Registration Ban List:

  • Persiwa Wamena
  • PSBS Biak
  • PSCS Cilacap
  • Kalteng Putra
  • PSM Makassar
  • PSIS Semarang
  • Semen Padang
  • Persib Bandung

Masuknya Persib ke daftar cekal FIFA menjadi perhatian besar publik sepak bola nasional, mengingat klub tersebut baru saja menorehkan prestasi dengan meraih tiga gelar liga secara beruntun.

Kini manajemen Maung Bandung berpacu dengan waktu untuk menyelesaikan sengketa yang ada agar aktivitas transfer pemain dapat kembali berjalan normal

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
1
PERSIB
34
24
7
3
59
22
37
79
2
Borneo FC
34
25
4
5
74
31
43
79
3
Persija
34
22
5
7
65
29
36
71
4
Persebaya
34
16
10
8
61
35
26
58
5
Bhayangkara FC
34
16
5
13
53
45
8
53
Berita Populer
Berita Terkini
Atas