Bisnis Mesra AC Milan dan Chelsea Berlanjut Lewat Garnacho, Kuncinya Ada di Leao
AC Milan untuk lanjutkan bisnis dengan Chelsea berupa transfer Alejandro Garnacho, terlebih dahulu harus menguangkan Rafael Leao.
Penulis:
Drajat Sugiri
Editor:
Nanda Lusiana Saputri
Ringkasan Berita:
- AC Milan dan Chelsea akan melajutkan jalinan bisnis mereka pada bursa transfer pemain musim panas Juli 2026
- AC Milan menginginkan Alejandro Garnacho mendarat ke San Siro
- AC Milan baru bisa mendatangkan Alejandro Garnacho setelah menguangkan Rafael Leao yang ingin hengkang dari klub
TRIBUNNEWS.COM - AC Milan mencoba melanjutkan tradisi bisnis transfer pemain untuk musim panas 2026 dengan Chelsea. Rossoneri mengincar Alejandro Garnacho.
Klub legendaris Italia, AC Milan, berkeinginan mendatangkan Alejandro Garnacho pada jendela transfer musim panas Juli mendatang. Hanya saja syaratnya tak mudah.
Selain harga tinggi dibanderol Chelsea, AC Milan harus menguangkan junior Cristiano Ronaldo, Rafael Leao, untuk memberikan tempat kepada mantan winger Manchester United.
Menjadi rahasia umum bahwa AC Milan memiliki jalinan bisnis pemain yang sangat kuat dengan Chelsea.
Dalam aktivitas transfer pemain beberapa musim terakhir, Rossoneri doyan membeli dari The Blues, seperti Christian Pulisic, Olivier Giroud, Fikayo Tomori, Ruben Loftus-Cheek, Joao Felix, hingga Tiemoue Bakayoko.
Menariknya, dalam beberapa tahun terakhir jalinan bisnis ini hanya berlangsung searah. Sebab, Chelsea tidak pernah sekalipun mendatangkan pemain asal Milan ke Stamford Bridge.
Kini, Milan kembali akan melakukannya. Dan pemain Chelsea yang ingin didaratkan ke San Siro adalah Alejandro Garnacho.
Setelah tiba di London dengan beban ekspektasi yang besar, pemain sayap kelahiran Madrid ini kesulitan beradaptasi dengan kehidupan di bawah sorotan lampu terang Stamford Bridge, yang membuat manajemen klub mempertimbangkan strategi untuk segera melepasnya.
Laporan menunjukkan Chelsea memasukkan Alejandro Garnacho ke daftar jual setelah musim yang gagal memenuhi ekspektasi sesuai dengan harga transfernya yang tinggi.
Garnacho pindah ke Chelsea musim panas lalu dalam kesepakatan senilai sekitar €47 juta (Rp975 miliar), yang termasuk klausul penjualan kembali 10 persen untuk Manchester United di masa mendatang.
Namun, pengembalian investasinya sangat minim. Pemain sayap itu hanya mencetak delapan gol di semua kompetisi, dengan satu gol di Liga Premier dan satu di Liga Champions.
Bukan hanya kurangnya gol yang membuat manajemen The Blues frustrasi, tetapi juga inkonsistensi performa secara umum yang membuatnya tergeser dari posisi utama.
Baca juga: Hasil Bola Tadi Malam: Jerman Pesta 4-0, Winger AC Milan Rasakan Lagi Sensasi Cetak Gol
Terlepas dari kesulitan yang dialaminya di Inggris, reputasi Garnacho tetap tinggi di Italia, di mana potensinya masih dianggap elit.
SempreMilan melaporkan, Rossoneri ingin memboyong junior Lionel Messi itu sebagai pengisi winger kiri permainan.
Hal ini beririsan dengan keinginan Rafael Leao untuk meninggalkan San Siro setelah Piala Dunia 2026.
"Saya bangga karena telah membuat sejarah di AC Milan, tetapi saya menginginkan babak baru," ujar Leao kepada Sport TV Portugal.
"Saya merasa siap bermain di liga lain. Saya sudah memberikan yang terbaik untuk Milan, tetapi sekarang saatnya mencoba tantangan lain," tambah mantan pemain LOSC Lille.
Leao Memegang Kunci
Seperti yang disinggung awal, penandatanganan Garnacho tidak akan mudah bagi AC Milan, mengingat Chelsea berupaya memulihkan uang yang dikeluarkan saat memboyong sang pemain dari Old Trafford.
Jika The Blues bertekad untuk mendapatkan kembali seluruh biaya €47 juta yang mereka bayarkan setahun yang lalu, kepindahan ke Italia menjadi jauh lebih kecil kemungkinannya.
Kendala keuangan di seluruh liga papan atas Serie A berarti klub-klub seperti AC Milan berhati-hati untuk tidak membayar terlalu mahal untuk pemain yang baru saja menjalani musim individu yang mengecewakan, dan lebih memilih untuk menegosiasikan persyaratan yang lebih menguntungkan.
Kecuali AC Milan bisa menguangkan Rafael Leao, yang ditaksir mencapai 80 juta Euro atau sekitar Rp1,6 triliun, maka kepindahan Garnacho ke Serie A akan lebih mulus.
Melihat kondisi finansial AC Milan, apalagi musim panas lalu jor-joran dalam mendatangkan amunisi, transfer Garnacho baru akan terealisasi dengan syarat Leao meninggalkan San Siro.
(Tribunnews.com/Giri)
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.