Tribun Techno
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Login ke Yahoo Tak Perlu Tulis Password

Dengan password on demand tersebut, pengguna tidak akan memiliki password permanen yang melekat dalam satu akun

Login ke Yahoo Tak Perlu Tulis Password
BBC

TRIBUNNEWS.COMYahoo ingin membuang password dari semua layanan internetnya. Perusahaan raksasa internet itu memperkenalkan cara baru dalam mengakses akun-akun Yahoo, yang disebut dengan password "on demand".

Pada prinsipnya, password tersebut layaknya password yang membutuhkan verifikasi dua langkah. Pengguna akan dikirimi kode unik yang akan kedaluwarsa dalam waktu tertentu melalui sebuah aplikasi atau pesan SMS ke smartphone saat ingin login.

Namun, menariknya, Yahoo mempercepat proses tersebut dengan menghilangkan satu langkah, yaitu keharusan mengetik password utama terlebih dahulu. Dengan demikian, metode ini bisa disebut dengan verifikasi satu langkah.

Dengan password on demand tersebut, pengguna tidak akan memiliki password permanen yang melekat dalam satu akun, yang biasanya selalu dibutuhkan tiap kali harus login.

Kini, saat melakukan login ke akun Yahoo, pengguna tidak akan menemui kotak password seperti biasanya, melainkan tombol "send my password." Menurut blog resmi Yahoo, fitur password on demand sudah tersedia saat ini.

Metode tersebut dikatakan oleh Vice President Yahoo, Dylan Casey sebagai langkah pertama untuk menghapus password di masa mendatang.

Namun demikian, dikutip KompasTekno dari Teh Verge, Minggu (15/3/2015), metode verifikasi seperti itu masih rentan bahaya dibandingkan dengan sistem yang ada saat ini, yaitu verifikasi dua langkah.

Belum lagi jika smartphone jatuh ke tangan yang tidak bertanggungjawab, password yang dimiliki pengguna bisa disalahgunakan.

Namun jika password "on demand" ini bisa dibuat sedemikian rupa sehingga memenuhi unsur kenyamanan dan keamanan, maka tak ayal layanan tersebut akan disukai oleh banyak pengguna di masa depan. Cara memasukkan password lama akan dilupakan.

Editor: Fajar Anjungroso
Sumber: Kompas.com
  Loading comments...
Tags
Yahoo
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas