Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Techno
LIVE ●

BAKTI Kominfo Bangun 855 Unit Base Transceiver Station di Daerah Tertinggal dan Terluar Indonesia

Hingga 2019, BAKTI menargetkan membangun 5.000 BTS di area-area yang belum dimasuki oleh para operator karena faktor kelayakan bisnis.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Choirul Arifin
zoom-in BAKTI Kominfo Bangun 855 Unit Base Transceiver Station di Daerah Tertinggal dan Terluar Indonesia
TRIBUNNEWS/CHOIRUL ARIFIN
Capaian pembangunan infrastruktur komunikasi oleh Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Informatika per November 2018 ini. Satu diantaranya, penyelesaikan pembangunan 855 base transceiver station (BTS) di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) di Indonesia. 

"Sesuai amanat Nawacita, kita bertugas membangun Indonesia dari pinggiran. Dulu tugas ini dijalankan oleh Indosat dan Telkom ketika kedua perusahaan masih berstatus BUMN 100 persen. Seiring dengan privatisasi BUMN, peran itu tak maksimal, tangan pemerintah membangun Indonesia di titik terluar jadi berkurang," imbuh Anang Latif.

Anang menambahkan, teknologi VSAT-IP untuk BTS di wilayah 3T ini sangat cocok sebagai solusi komunikasi untuk melayani daerah terpencil dengan kondisi geografis menantang dan sesuai jika diterapkan di negara kepulauan seperti Indonesia.

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas