Tribun Techno
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Jadi Primadona di Indonesia, Epson Fokus Kembangkan Printer Tabung Tinta

Epson menyesuaikan produk berdasarkan permintaan konsumen, dan muncul produk pertama di dunia, printer tabung tinta bernama Epson L100 dan L200.

Jadi Primadona di Indonesia, Epson Fokus Kembangkan Printer Tabung Tinta
Lendy Ramadhan
Printer tabung tinta, Epson L3150 

Laporan Wartawan Tribunnews, Lendy Ramadhan

TRIBUNNEWS.COM, BOGOR - Menjadi primadona masyarakat Indonesia, Epson fokus kembangkan printer tabung tinta (ink tank).

Hal tersebut dinyatakan Marketing Division PT. Epson Indonesia, Riswin Li di sebuah resort, kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (21/3/2019).

Riswin mengaku, printer tersebut menjadi primadona karena ongkos is ulang tinta yang relatif rendah.

Hal tersebut merupakan hasil survei internal Epson kepada para pelanggannya di Indonesia, sebelum tahun 2010.

Riswin mengaku tak sedikit masyarakat Indonesia yang dulu menggunakan printer yang sebetulnya menggunakan cartridge lalu dimodifikasi secara mandiri, menjadi printer tabung tinta.

Dari situ lah Epson menyesuaikan produk berdasarkan permintaan konsumen, dan muncul produk pertama di dunia, printer tabung tinta bernama Epson L100 dan L200.

"Terus terang, kita mendengarkan apa yang menjadi kebutuhan customer. Dari situ kita membuatkan produk yang sesuai dengan kebutuhan tersebut, contohnya tahun 2010 itu kita meluncurkan yang namanya printer L100 sama L200 tuh. Itu printer pertama di dunia yang menggunakan teknologi ink tank (tabung tinta). Nah itu kan dari hasil kebiasaan pelanggan yang kita ketahui, mereka suka infus, mereka ingin biaya cetak murah. Tapi kenyataannya, ngga. Mereka temui masalah, warranty-nya void, tidak berlaku lagi," kata Riswin Li.

Produk printer tersebut sudah dikembangkan Epson selama sekitar sembilan tahun, dengan total 15 sampai 17 model.

Satu di antaranya yang paling laku, yaitu type terbaru (2018), Epson L3110 dan Epson L3150 yang harga jualnya di kisaran Rp. 2 juta.

Printer tersebut raih pembeli paling banyak dari perusahaan kecil menengah percetakan.

Baca: Epson Gelar Prographic Forum 2019, Belajar Fotografi hingga Fashion Tekstil dari Ahlinya

"Di Indonesia itu ada 15 sampai 17 model, ada yang paling laris itu L3110 dan L3150. Itu harganya sekitar (Rp.) 2 juta, itu sistem injeksi. Untuk satu warna tinta isi ulang itu (Rp.) 70 ribu, bisa cetak empat ribu lembar. Yang beli itu kebanyakan Small-Medium Industry (SMI), ya perusahaan yang mungkin karyawannya empat orang sampai sepuluh orang," ucap Riswin Li.

Riswin Li mengaku, printer jenis tabung tinta berkontribusi cukup tinggi pada hasil penjualan produk Epson di Indonesia, yaitu 90 persen.

Oleh sebab itu, menurut Riswin Li, sangat tepat memfokuskan pengembangan printer jenis itu di Indonesia.

"Sampai saat ini, itu bisa diterima secara baik. Sudah berjalan hampir sembilan tahun. Ink tank itu menjadi kontributor terbesar Epson Indonesia, hampir 90 persen (penjualan)," tutupnya.

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Lendy Ramadhan
Editor: Fajar Anjungroso
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas