Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Techno
LIVE ●

Supermicro Dukung Transformasi Pusat Data Intel Lewat Arsitektur Disaggregated Servers

Pusat data terbesar Intel mengkonsumsi 31 MW dengan luas 30.000 kaki persegi.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Choirul Arifin
zoom-in Supermicro Dukung Transformasi Pusat Data Intel Lewat Arsitektur Disaggregated Servers
HANDOUT
Supermicro 3U Microblade System dari Supermicro. 

Dengan menggunakan arsitektur disaggregated ini, pusat data Intel memiliki Power Usage Effectiveness (PUE) 1.06 dibandingkan dengan pusat data tradisional, efektifitas energi sebesar 1.7 PUE. 

Baca: Waspadai Penularan Penyakit Cacar Monyet, Kenali Gejalanya dan Trik Pencegahannya

Server MicroBlade ini mendukung 14 bilah server hot-swappable dalam 3U dan 280 server berbasis prosesor Intel Xeon dalam rak 9 kaki (60U). Server SuperBlade memiliki 10 atau 14 blade dalam sebuah 6U.

Menurut Supermicro, desain disaggregated rack scale ini dapat mengoptimalkan siklus refresh pusat data dan memberikan kinerja pusat data keseluruhan yang lebih baik dengan 45%-65% pengurangan biaya CAPEX. 

Intel D2 P3 Data Center
Intel D2 P3 Data Center

Menurut Supermicro, MicroBlade dikonfigurasikan dengan Chassis Management Module untuk manajemen terpadu, sakelar jaringan terintegrasi untuk mengurangi pemasangan kabel dalam rak hingga 99%, dan catu daya digital bersertifikasi Titanium Level 2000W yang redundan untuk efisiensi energi tinggi (96% + ).

Peningkatan efisiensi daya kipas pendingin hingga 86% dicapai dengan berbagi empat kipas pendingin dan modul daya terintegrasi di seluruh 14 bilah server MicroBlade.

Supermicro MicroBlade dikirimkan dengan standar industri IPMI 2.0 dan Redfish API yang dirancang untuk menurunkan overhead manajemen di pusat data skala besar.

Untuk memaksimalkan pemanfaatan ruang fisik di pusat data, perusahaan menggunakan rak 9 kaki (60U), dan mengemas 20 x 3U MicroBlade yang menghadirkan kepadatan server 280 server berbasis prosesor Xeon per rak.

Rekomendasi Untuk Anda

Dengan pertumbuhan komputasi, storage, dan jaringan sebesar 40% per tahun, Intel membutuhkan alat baru untuk mengendalikanmodal pusat data dan biaya pengoperasian.

Menggunakan arsitektur Disaggregated Servers yang memungkinkan upgrade terpisah ke CPU, memori/storage dan jaringan, Intel dapat menghemat biaya upgrade serta biaya operasi.

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas