Tribun Techno
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Cara Intel Bangkitkan Masa Depan Industri Perangkat Keras yang Cenderung Muram

Penggunaan PC/laptop menjadi second opinion, sementara smartphone adalah idaman para users karena kemudahannya secara spek juga tak kalah.

Cara Intel Bangkitkan Masa Depan Industri Perangkat Keras yang Cenderung Muram
TRIBUNNEWS.COM/REYNAS
Intel luncurkan prosesor generasi ke-10 di Kawasan SCBD 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Reynas Abdila

TRIBUNNEWS.COM - Industri perangkat keras dihadapkan dengan sebuah tantangan besar di masa depan.

Perusahaan teknologi multinasional, Intel Coporation tidak menampik, mereka menyadari kondisi era kebangkitan digital tersebut.

Penggunaan PC/laptop menjadi second opinion, sementara smartphone adalah idaman para users karena kemudahannya secara spek juga tak kalah.

Bahkan harga kian bersaing, tidak jarang ponsel pintar dibanderol melebihi harga personal computer.

Sales & Marketing Group Intel Asia Pasific Territory, Rini Hasbi memandang dari kacamata bisnis bahwa situasi saat ini sangat kompetitif.

Menurutnya, Intel tidak pernah berhenti melakukan inovasi melalui prosesor-prosesor yang disesuaikan dengan beban kerja, menjawab kebutuhan, dan pengalaman komputasi yang beragam.

Baca: Intel Luncurkan Prosesor Core Generasi ke-10 Unggulkan Artificial Intelligence

“Hal yang membedakan dari Intel yakni dapat menyelesaikan pekerjaan kompleks hingga produksi konten harian. Prosesor Generasi ke-10 memungkinkan gaming pada resolusi 1080 p dan juga kreasi konten beresolusi tinggi,” tutur Rini di Jakarta, Jumat (4/10/2019).

Data dari Gartner yang diolah Statista, puncak era personal computer terjadi pada 2011 silam.

Angka penjualan PC saat itu mencapai angka tertingginya sebesar 95,44 juta unit.

Intel, sambung Rini, sedang melakukan langkah strategis penjualan laptop terbaru yang tergabung dalam Project Athena

Pengembangan Project Athena fokus pada enam kategori di antaranya instant action, performance and responsiveness, intelligence, battery life, connectivity, dan form factor.

Project Athena menggunakan prosesor Intel generasi ke-10 sebagai tulang punggung performa.

Laptop tersebut juga menggunakan prosesor minimal Core i5 atau Core i7, dengan ram minimal 8GB dual-channel, dan penyimpanan SSD berkapasitas minimal 256GB yang didukung oleh teknologi Intel Optane.

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Reynas Abdila
Editor: Fajar Anjungroso
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas