Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Techno
LIVE ●

Fakta-fakta IndoXXI, dari Nonton Tidak ''Gratis'' hingga Ditutup di 2020

IndoXXI sendiri mengumumkan bahwa meraka akan menutup situs tersebut mulai 1 Januari 2020.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Sanusi
zoom-in Fakta-fakta IndoXXI, dari Nonton Tidak ''Gratis'' hingga Ditutup di 2020
Tangakapan Layar IndoXXI
Situs streaming film IndoXXI menyatakan pamit dan akan menghentikan layananya per Januari 2020 

TRIBUNNEWS.COM - Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) telah melakukan pemblokiran terhadap situs menonton film ilegal, seperti IndoXXI dan lainnya sejak Juli 2019 lalu.

Namun, tindakan tegas dari pemerintah ini tidak serta merta membuat platform situs ilegal tersebut langsung lenyap.

Sementara itu, IndoXXI sendiri mengumumkan bahwa meraka akan menutup situs tersebut mulai 1 Januari 2020.

Berikut 5 fakta soal IndoXXI:

1. Nonton tidak "gratis"

Sejumlah masyarakat terutama pencinta film "gratisan" tentu menunggu-nunggu keluaran film terbaru di situs ilegal IndoXXI.

Mereka dinilai rela mengantre lebih lama demi dapat menonton film kesukaannya dengan cara "gratis".

Rekomendasi Untuk Anda

Tetapi, tidak semua masyarakat sadar bahwa akses ke situs tersebut tidak sepenuhnya "gratis".

Berdasarkan penjelasan dari spesialis keamanan internet dari Vaksin.com, Alfons Tanujaya menyampaikan bahwa penonton akan dipaksa mengklik "tutup" rentetan iklan yang muncul dan menutup layar.

Jika iklan tersebut diklik, maka keuntungan akan mengalir ke pemilik situs.

2. Riskan terkena malware

Ketika pengakses situs gratis mengklik iklan tersebut, tidak hanya keuntungan yang didapatkan oleh pemilik situs, melainkan berdampak pada ancaman malware.

Jika terkena malware, komputer kita akan digunakan untuk tujuan negatif yang akan memberikan kerugian secara langsung dan tidak langsung.

Adapun kerugian yang akan dialami, yakni komputer pengguna menjadi komputer zombie di mana kondisi ini dapat digunakan untuk menambang bitcoin.

Sebab, korbannya akan mengalami kerugian dari aspek listrik dan bandwidth.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas