Tribun Techno
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Percepat Ekspansi Industri Teknologi, Rusia Pertimbangkan Pangkas Pajak Perusahaan IT Domestik

Sementara pajak penghasilan dapat dipangkas menjadi 3 persen dari posisi saat ini sebesar 20 persen.

Percepat Ekspansi Industri Teknologi, Rusia Pertimbangkan Pangkas Pajak Perusahaan IT Domestik
Tribun Timur
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribunnews, Fitri Wulandari

TRIBUNNEWS.COM, MOSKWA - Perdana Menteri (PM) Rusia Mikhail Mishustin mengatakan dirinya telah menyusun rencana yang akan memudahkan perusahaan Teknologi Informasi (TI) Rusia dalam menikmati pajak penghasilan dan pembayaran asuransi yang jauh lebih rendah.

Langkah ini diwujudkan melalui pemangkasan pajak yang nantinya diprediksi akan mengurangi hampir dua kali lipat pembayaran asuransi dari 14 persen menjadi 7,6 persen.

Sementara pajak penghasilan dapat dipangkas menjadi 3 persen dari posisi saat ini sebesar 20 persen.

Seperti yang dilaporkan harian bisnis Rusia Vedomosti, mengutip pernyataan dari dua pejabat pemerintah Rusia.

Baca: Produksi Emas Rusia Melonjak dari Tahun ke Tahun, Tumbuh Nyaris 10 Persen dalam Sebulan

Baca: India Percepat Beli 12 Sukhoi & 21 Jet Tempur dari Rusia, Batalkan Tender dengan China, Siap Perang?

Baca: Lindungi Presiden Rusia dari Covid-19, Ada Terowongan Disinfekstan Menuju Rumah Dinas Vladimir Putin

Selain itu, Mishustin juga dikabarkan memberikan penawaran untuk membatalkan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) pada perangkat lunak (software) dan iklan pengembangan TI pada platform digital asing, serta memberikan subsidi khusus bagi para developer.

Dikutip dari laman Russia Today, Selasa (23/6/2020), sumber-sumber internal pemerintah membocorkan bahwa langkah-langkah yang diusulkan dan diyakini menjadi kebijakan permanen ini kemungkinan akan diumumkan dalam waktu dekat.

Namun perlu diketahui, kebijakan ini hanya akan berlaku bagi bisnis yang menghasilkan setidaknya 90 persen pendapatan mereka dari penjualan software dan layanan untuk pengembangan, implementasi, serta dukungannya.

Sejauh ini belum jelas berapa besaran insentif yang akan membebani anggaran federal ini.

Kendati demikian, para pejabat meyakini bahwa pemerintah Rusia memiliki banyak cara untuk mengimbanginya.

Jika disetujui, perubahan Undang-undang (UU) Perpajakan ini tidak hanya dapat meningkatkan ekspor software Rusia, namun juga memperkuat daya saing perusahaan TI domestik, dan mendukung developer lokal.

Pada saat yang sama, langkah-langkah tersebut diprediksi dapat mendorong lebih banyak perusahaan TI Rusia yang saat ini terdaftar di luar negeri untuk pulang dan membangun teknologi di negara sendiri.

Awal bulan ini, Presiden Rusia Vladimir Putin mengadakan video conference dengan pejabat pemerintah untuk membahas perkembangan industri TI, yang telah membuktikan peran kuncinya dalam ekonomi nasional di tengah pembatasan terkait penekanan penyebaran virus corona (Covid-19).

Putin mengatakan bahwa rencana ini disiapkan untuk merangsang pengembangan sektor tersebut, termasuk solusi untuk pemeriksaan pajak yang komprehensif.

Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Hendra Gunawan
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas