Bingung Menjadikan Dunia Kecantikan sebagai Ladang Bisnis, Lamida Bisa Jadi Jalan Keluar
Lamida, startup e-commerce khusus kecantikan, itu hadir dengan visi misi 3E yakni Embrace, Encourage, Empower
Penulis: Willem Jonata
Editor: Eko Sutriyanto
Julia menambahkan maraknya persaingan e-commerce saat ini tak menjadi halangan bagi Lamida untuk masuk ke pasar kecantikan Indonesia.
Diyakininya pasar perempuan Indonesia yang belum tersentuh dan terberdayakan masih sangat luas.
Oleh sebab itu, hadirnya Lamida dapat menjadi “rumah” yang tak hanya menggali, namun juga mengerti dan akan menerima mereka apa adanya.
Tentang adanya keterlibatan beauty influencer dan komunitasnya, hal ini tak lepas dari kesamaan visi misi untuk mendorong perempuan Indonesia naik level di dunia kecantikan.
Segala kesulitan di awal kiprah para influencer akan dibagikan melalui sharing session secara daring agar para pemula bisa mendapatkan gambaran perjalanan yang harus dijalani.
Olin, beauty influencer yang juga ketua komunitas kecantikan bernama Indo Beauty Squad, menyadari karier di dunia kecantikan tidak mudah.
Namun, ia berharap kepada mereka untuk tidak putus asa.
"Mulai saat ini Lamida dan para beauty influencer Indonesia telah berkomitmen untuk berkolaborasi dalam banyak campaign yang akan membantu kamu menapaki karir di dunia kecantikan,” ujar Olin.
Lamida menandakan peluncuran platform website www.lamida.id dan aplikasi Lamida ID yang bisa diunduh di Playstore berbarengan dengan campaign pertamanya bertajuk #MEaningful pada 20 July 2020.