Tribun Techno

POPULER Techno: Media Sosial di AS Blokir Trump hingga Infinix Masuk Erafone

Berikut ini berita populer di kanal Techno Tribunnews.com dalam 24 jam terakhir

Penulis: Muhammad Renald Shiftanto
Editor: Sri Juliati
zoom-in POPULER Techno: Media Sosial di AS Blokir Trump hingga Infinix Masuk Erafone
Evening Standard
Akun Twitter Donald Trump ditangguhkan. Inilah Daftar 14 Media Sosial, Aplikasi, Situs Web dan Perusahaan Teknologi yang Memblokir Donald Trump - Berikut ini berita populer di kanal Techno Tribunnews.com dalam 24 jam terakhir 

TRIBUNNEWS.COM - Berikut ini berita terpopuler dari kanal Techno di Tribunnews.com selama 24 jam terakhir.

Yang pertama, Donald Trump diblokir 14 media sosial di Amerika Serikat.

Hal tersebut buntut dari kerusuhan yang terjadi di Capitol AS, 6 Januari lalu.

Baca juga: Harga dan Spesifikasi Samsung Galaxy Buds Pro di Indonesia, Earbuds yang Dirilis Bareng Galaxy S21

Baca juga: Infinix Raih Penjualan Smartphone Terbanyak pada Gelaran Harbolnas Lazada 2020

Sejumlah perusahaan teknologi mulai bergerak untuk memblokir akun Donald Trump yang membeberkan informasi salah dan ujaran kebencian.

Dua diantaranya yakni Facebook dan Twitter yang melarang Trump menggunakan sosial media milik Mark Zuckerberg dan Jack Dorsey ini.

Selanjutnya, ada Infinix Mobility bekerjasama secara resmi dengan Erafone untuk menyasar pasar offline.

Hal tersebut ditujukan untuk memaksimalkan pelayanan purna jual pada para penggunanya.

Berikut ini rangkuman berita populer dari kanal Techno Tribunnews.com dalam 24 jam terakhir

Akun Twitter Donald Trump ditangguhkan. Inilah Daftar 14 Media Sosial, Aplikasi, Situs Web dan Perusahaan Teknologi yang Memblokir Donald Trump
Akun Twitter Donald Trump ditangguhkan. Inilah Daftar 14 Media Sosial, Aplikasi, Situs Web dan Perusahaan Teknologi yang Memblokir Donald Trump (Evening Standard)

1.Sebanyak  14 Media Sosial, Aplikasi, hingga Perusahaan Teknologi Blokir Donald Trump, Apa Saja?

Kerusuhan yang terjadi di Capitol Amerika Serikat Rabu (6/1/2021) lalu, telah membuat sejumlah perusahaan teknologi untuk bergerak.

Setelah melihat Presiden Donald Trump membeberkan informasi yang salah dan penuh kebencian, Mark Zuckerberg dari Facebook dan Jack Dorsey dari Twitter akhirnya melarang Trump untuk menggunakan platform mereka.

Sekelompok aplikasi dan situs web utama termasuk TikTok, Snapchat, dan Reddit mengikuti langkah Facebook dan Twitter, menangguhkan atau membatasi Trump dan pengikutnya atas klaim kecurangan pemilu.

Gerakan "deplatform" Trump akan mengurangi jangkauan digitalnya dan membantu mengekang konspirasi.

Meskipun beberapa ahli mengatakan para ekstremis akan menemukan cara alternatif untuk terhubung secara online, yang lain berpendapat bahwa deplatforming adalah cara yang efektif untuk mengatur ujaran kebencian dan menghambat perhatian yang diciptakannya.

© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas