Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Techno
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Startup Agritech Eden Farm Terima Pendanaan Pra-Seri A, untuk Genjot Ekspansi Pasar

Sejak didirikan pada 2017, Eden Farm menjadi startup agritech yang tumbuh paling cepat di Indonesia

Startup Agritech Eden Farm Terima Pendanaan Pra-Seri A, untuk Genjot Ekspansi Pasar
dok. eden farm
Aktivitas warehouse startup agritech Eden Farm. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Startup agritech Eden Farm resmi mengumumkan penutupan pendanaan Pra-Seri A yang dipimpin oleh Investible diikuti AC Ventures dan Corin Capital.

Seri pendanaan ini juga mendapat partisipasi dari investor individual yang strategis, baik lama maupun baru.

Saat ini, Indonesia adalah rumah bagi lebih dari 30 juta petani. Sektor pertanian menyumbang 14% dari PDB Indonesia atau setara dengan US $ 140 miliar dengan pertumbuhan 8% setiap tahun-nya.

Baca juga: Startup Agritech Eden Farm dan PaketKu Bangun Kolaborasi Jasa Kiriman Ekspres

Sektor pertanian sangat terfragmentasi sehingga menciptakan rantai pasokan pangan yang tidak efisien dan mengakibatkan pendapatan para petani berkurang dan tidak stabil.

Industri F&B memberi andil senilai US $ 92 miliar dan kontribusi dari toko retail sebesar US $ 63 miliar dari PDB Indonesia.

Baca juga: Bisnis Startup TaniHub Group Tumbuh di Atas 600 Persen di 2020

Sejak didirikan pada 2017, Eden Farm menjadi startup agritech yang tumbuh paling cepat di Indonesia.

Startup ini memiliki misi untuk memaksimalkan pendapatan petani melalui perampingan rantai pasok pangan serta mendistribusikan produk pertanian berkualitas dan terjangkau kepada pengusaha kuliner di Indonesia.

Daniel Veytsblit, Investment Director dari Investible mengatakan, Eden Farm memilah rantai pasok bahan pangan secara efisien, dengan memberdayakan komunitas petani untuk menyediakan bahan pangan dengan metode JIT (Just In Time), yakni tepat waktu untuk pengiriman kepada berbagai jenis usaha kuliner.

Bisnis ini memiliki peluang luar biasa untuk menurunkan harga dan ketidak-efisienan pangan di seluruh Indonesia.

"Kami tertarik pada pengalaman kewirausahaan yang mendalam dari para pendiri bisnis, serta visi mereka untuk menciptakan swasembada pangan di Indonesia,” ujarnya, Rabu (3/3/2021).

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Choirul Arifin
  Loading comments...
berita POPULER
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas