Ahli Coding Temukan Fitur Tersembunyi di FB Messenger, Diduga Terkait Integrasi dengan WhatsApp
Paluzzi menemukan aplikasi chat WhatsApp di dalam Facebook Messenger yang masih dalam versi pengembang
Editor: Eko Sutriyanto
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fandi Permana
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Raksasa media sosial Facebook tengah menyiapkan skema integrasi bagi aplikasinya dengan platform percakapan WhatsApp.
Nantinya, WhatsApp dan Facebook akan menyatukan semua layanan pesannya dalam satu aplikasi.
Laporan terbaru menyebut perusahaan besutan Mark Zuckerberg ini sedang bekerja mengintegrasikan WhatsApp dengan Facebook Messenger.
Kabar pengintehrasian Facebook Messenger dan WhatsApp santer terdengar setelah ahli coding asal Italia Alessandro Paluzzi menemukan fitur tersembunyi baru-baru ini di Facebook Messenger.
Paluzzi menemukan aplikasi chat WhatsApp di dalam Facebook Messenger yang masih dalam versi pengembang.
Baca juga: 7 Fakta Pemuda Garut Nikahi Nenek Janda 3 Cucu, Selisih Umur 25 Tahun dan Berawal dari Facebook
Kedua layanan memang belum sepenuhnya terintegrasi lantaran masih ada beberapa sistem yang perlu dienkripsi.
Akan tetapi, terkuaknya fitur itu oleh Paluzzi memaksa sebuah utas untuk dikenali sebagai percakapan WhatsApp untuk menunjukkan bagaimana rupa ketika fitur tersebut tersedia di masa mendatang.
Menurut laman Indian Express, Selasa (20/4/2021), bocoran informasi ini akan mengisyaratkan WhatsApp dan Messenger akan sepenuhnya opsional, seperti halnya antara Instagram dan Messenger.
Bahkan, Palluzi juga mengatakan bahwa beberapa fitur yang telah diterapkan di Facebook Messenger juga dapat masuk ke WhatsApp.
Fitur lain yang saat ini masih diuji melalui program beta TestFlight adalah mention badge yang didesain ulang dalam obrolan grup pada WhatsApp.
Baca juga: Akun Fanpage Jutaan Followers Milik Ustaz Abdul Somad Hilang, Manajemen Facebook Belum Beri Respons
Saat ini, WhatsApp hanya menampilkan jumlah obrolan yang belum dibaca dan menunjukkan bahwa Anda di-mention saat membuka obrolan.
Sebagai informasi, pada 2019 lalu, Facebook mengumumkan rencananya untuk mengintegrasikan WhatsApp, Instagram, dan Messenger.
"Kami menghubungkan pengalaman Messenger dan Instagram untuk menghadirkan beberapa fitur Messenger terbaik ke Instagram, sehingga Anda memiliki akses ke pengalaman perpesanan terbaik, apa pun aplikasi yang Anda gunakan," kata Facebook kala itu.
Kala itu, Facebook mengatakan bahwa integrasi ini tidak menyatukan layanannya.
Integrasi itu hanya bertujuan agar pengguna dapat menghubungi satu sama lain, meskipun salah satu dari mereka tidak memiliki platform lainnya.
Hingga pada akhirnya layanan ini mulai diwujudkan tahun lalu ketika Facebook Messenger terintegrasi dengan Instagram Direct Message.