Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Techno
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

TikTok Berlakukan Kebijakan Baru di AS, Pengguna Wajib Ikuti Pendaftaran Secara Biometrik

TikTok sebelumnya masuk dalam daftar hitam di AS karena aplikasi itu dituding himpun data pribadi yang dicurigai sebagai mata-mata militer China

TikTok Berlakukan Kebijakan Baru di AS, Pengguna Wajib Ikuti Pendaftaran Secara Biometrik
Istimewa
Ilustrasi TikTok 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fandi Permana

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Aplikasi kreasi video TikTok memperbarui kebijakan privasinya di Amerika Serikat yang menuntut penggunanya mendaftar secara biometrik.

Pendaftaran akun TikTok di AS berbeda dengan di negara lain karena wajib menyerahkan informasi biometrik berupa "face print dan Voice Print".

TikTok tidak dapat menjelaskan jenis data apa yang dirujuk oleh istilah ini atau mengapa aplikasi mungkin perlu mengakses informasi ini sejak awal.

Kebijakan privasi aplikasi milik startup ByteDance itu diperbarui pada tanggal 2 Juni, seperti yang dilaporkan oleh laman TechCrunch, Sabtu (5/6/2021).

TikTok sebelumnya masuk dalam daftar hitam di AS karena aplikasi itu dituding menghimpun data pribadi yang dicurigai sebagai mata-mata militer China.

Kebijakan baru TikTok disebutkan secara rinci bahwa TikTok sekarang memiliki izin untuk menganalisis konten pengguna.

Kebijakan tersebut menyatakan sebagai berikut:

“Kami dapat mengumpulkan informasi tentang gambar dan audio yang merupakan bagian dari Konten Pengguna Anda, seperti mengidentifikasi objek dan pemandangan yang muncul, keberadaan dan lokasi dalam gambar fitur dan atribut wajah dan tubuh, sifat audio, dan teks kata-kata yang diucapkan dalam Konten Pengguna Anda.

Baca juga: Minta Pemerintah Wujudkan Politik Hijau, DPP KNPI: Pembangunan Harus Dibarengi Agenda Go Green

Kami dapat mengumpulkan informasi ini untuk mengaktifkan efek video khusus, untuk moderasi konten, untuk klasifikasi demografis, untuk konten dan rekomendasi iklan, dan untuk operasi non-identifikasi pribadi lainnya.” tulis pernyataan regulasi TikTok terbaru di AS.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Fandi Permana
Editor: Eko Sutriyanto
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas