Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Techno
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Tidak Hanya EBT, Efisiensi Energi Juga Penting untuk Pembangunan Industri Berkelanjutan

saat ini pemerintah dan berbagai pihak cenderung lebih fokus pada EBT sebagai salah satu cara untuk menjawab masalah lingkungan seperti gas rumah kaca

Tidak Hanya EBT, Efisiensi Energi Juga Penting untuk Pembangunan Industri Berkelanjutan
Capture zoom meeting
Rapat Kerja Nasional (Rakernas) virtual Ikatan Auditor Teknologi Indonesia (IATI), Sabtu (31/7/2021). 

Laporan Wartawan Tribunnews, Fitri Wulandari

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Semakin terbatasnya Sumber Daya Alam (SDA) mendorong para pelaku industri harus bisa menerapkan konsep berkelanjutan (sustainability) dalam tiap praktik bisnisnya, termasuk eko-inovasi (eco-innovation).

Perlu diketahui, eko inovasi merupakan proses terbentuknya produk teknologi yang tidak hanya memberikan keuntungan bagi pelaku industri atau pelanggannya, namun juga tetap memperhatikan dampaknya terhadap lingkungan.

Ketua Umum Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Heru Dewanto mengatakan bahwa dalam konsep eko-inovasi, ada dua aspek yang penting untuk diketahui yakni Renewable Energy atau Energi Baru dan Terbarukan (EBT) dan Efficiency Energy atau efisiensi energi

Namun saat ini, pemerintah dan berbagai pihak cenderung lebih fokus pada EBT sebagai salah satu cara untuk menjawab masalah lingkungan seperti gas rumah kaca.

Baca juga: Potensi EBT Melimpah, PLN Optimalkan Listrik Ramah Lingkungan di NTB

Padahal efisiensi energi juga sangat penting untuk mendukung konsep eko-inovasi ini.

"Nah sekarang kalau kita bicara eco-innovation dan sustainability, yang kita kenal ada dua sebetulnya, yang satu ini sering kali terlupakan, yang namanya efficiency energy," ujar Heru, dalam penandatangan MoU dengan IATI, Sabtu (31/7/2021).

Ia kemudian menjelaskan bahwa teknologi dan penelitian untuk EBT dan efisiensi energi bersifat 'saling mengejar'.

"Karena ada renewable energy, ada efficiency energy, nah kedua-duanya ini sebetulnya teknologi dan risetnya saling berlomba. Artinya teknologi untuk mendorong renewable energy terus berkembang, tapi teknologi untuk efficiency energy juga terus berkembang," kata Heru.

Bahkan sejumlah riset, kata dia, menunjukkan bahwa tujuan sustainability global bisa dicapai lebih cepat melalui efisiensi energi ini.

Baca juga: Listrik dari Matahari untuk Kemaslahatan Energi Indonesia

Halaman
12
Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Eko Sutriyanto
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas