Pionir Home Computer, Sir Clive Sinclair Meninggal Dunia di Usia 81 Tahun
Pengaggas komputer rumahan, Sir Clive Sinclair meninggal, Kamis (16/9/2021) di rumahnya London, Inggris. Dirinya begitu dihormati oleh banyak orang.
Penulis: Yohanes Liestyo Poerwoto
Editor: Tiara Shelavie
Ia merupakan anak dari seorang insinyur, George William Carter Sinclair dan Thora Edith Ella Marles.
Ketertarikannya terhadap teknologi berangkat dari ayahnya.
Puncaknya adalah ketika dia berumur 17 tahun pada tahun 1957.
Saat itu, dia memutuskan untuk keluar dari sekolah dan bekerja.
Pekerjaan yang dilakukannya juga tidak jauh-jauh dari kesukaannya yaitu jurnalis teknologi.
Dikutip dari The Guardian, dirinya mengambil pekerjaan tersebut untuk mendirikan perusahaannya sendiri yang bernama ‘Sinclair Radionics’.
Karirnya dalam bidang teknologi pun semakin naik.
Tahun 1970, Clive mendesain kembali kalkulator menjadi lebih ringkas agar bisa dibawa kemana saja.
Masih dikutip dari The Guardian, anaknya Belinda Sinclair mengungkapkan bahwa ayahnya menginginkan barang yang bisa diakses siapa saja.
“Ia menginginkan barang yang berukuran kecil dan bisa diakses oleh semua orang,”. ungkapnya.
Namun, penemuan paling revolusioner dari Clive adalah komputer ciptaannya yaitu ZX80 pada tahun 1980.
Bahkan, inovasi yang dilakukannya mampu mengguncang pasar komputer di Inggris pada saat itu.
Akibat penjualan komputernya, dirinya mampu meraup untung sebesar 14 juta euro atau jika dikonversi ke rupiah saat ini mencapai Rp, 234 miliar dalam waktu satu tahun.
Perkataannya tersebut diucapkan saat diwawancarai oleh The Guardian pada tahun 2010.