Tribun Techno

Metaverse: Konsep Metaverse Sudah Ada Sejak Lama, Banyak Perusahaan Teknologi Incar Dunia Virtual

Metaverse: Konsep Metaverse sudah ada sejak lama, banyak perusahaan teknologi raksasa incar dunia virtual. Mark Zuckerberg optimis dengan Metaverse.

Penulis: Yunita Rahmayanti
Editor: Pravitri Retno Widyastuti
zoom-in Metaverse: Konsep Metaverse Sudah Ada Sejak Lama, Banyak Perusahaan Teknologi Incar Dunia Virtual
searchenginejournal.com
Ilustrasi Metaverse - Konsep Metaverse sudah ada sejak lama, banyak perusahaan teknologi raksasa incar dunia virtual. 

TRIBUNNEWS.COM - Istilah Metaverse menjadi misteri yang diperbincangkan masyarakat.

Metaverse adalah kombinasi dari beberapa elemen teknologi, termasuk virtual reality, augmented reality, dan video, di mana pengguna dapat hidup dan menjelajah di dunia digital.

Pengguna Metaverse dapat bekerja, bermain, dan tetap terhubung dengan teman-teman melalui segala hal, bahkan dapat melakukan perjalanan virtual keliling dunia.

Sederhananya, Metaverse adalah dunia digital yang dapat diakses menggunakan teknologi VR.

Saat ini, dunia Metaverse memang belum ada, namun proyek pembuatannya sudah mulai berjalan.

Dikutip dari USA Today, Mark Zuckerberg, CEO Meta (sebelumnya Facebook), memperkirakan perlu waktu lima hingga 10 tahun sebelum fitur utama Metaverse menjadi arus utama.

Lalu, apa bukti akan adanya Metaverse?

Baca juga: McDonalds Mengajukan Merek Dagang untuk Restoran Virtual di Metaverse

1. Meta

Foto ilustrasi yang diambil di Los Angeles pada 28 Oktober 2021 ini menunjukkan seseorang menggunakan Facebook di smartphone di depan layar komputer yang menunjukkan logo META. - Kepala Facebook Mark Zuckerberg pada hari Kamis mengumumkan nama perusahaan induk sedang diubah menjadi Meta untuk mewakili masa depan di luar jaringan sosialnya yang bermasalah. Pegangan baru datang ketika raksasa media sosial mencoba untuk menangkis salah satu krisis terburuknya dan berporos pada ambisinya untuk versi realitas virtual metaverse dari internet yang dilihat oleh raksasa teknologi sebagai masa depan. (Photo by Kirill KUDRYAVTSEV / AFP)
Logo Meta. (Photo by Kirill KUDRYAVTSEV / AFP) (AFP/KIRILL KUDRYAVTSEV)

Raksasa teknologi yang sebelumnya dikenal sebagai Facebook telah melakukan investasi signifikan dalam realitas virtual.

Meta juga mengakuisisi Oculus pada 2014.

Meta membayangkan dunia virtual di mana avatar digital terhubung melalui pekerjaan, perjalanan, atau hiburan menggunakan teknologi VR.

Zuckerberg optimisti terhadap Metaverse dan percaya hal itu bisa menggantikan internet saat ini.

"Platform dan media berikutnya akan menjadi lebih imersif dan mewujudkan internet di mana seseorang berada dalam pengalaman, tidak hanya melihatnya. Kami menyebutnya Metaverse," kata CEO Meta, Mark Zuckerberg, bulan lalu, setelah mengungkapkan rebranding perusahaan.

2. Microsoft

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas