Tribun Techno

Komisi I DPR : Penetrasi Internet di Indonesia Telah Mencapai 76 Persen

Secara umum, Indonesia merupakan negara dengan jumlah pengguna internet yang tergolong sangat besar di dunia.

Penulis: Yanuar R Yovanda
Editor: Seno Tri Sulistiyono
zoom-in Komisi I DPR : Penetrasi Internet di Indonesia Telah Mencapai 76 Persen
Tangkapan Layar: Kanal Youtube Imparsial Indonesia
Anggota Komisi I DPR RI Mayjen TNI (Purn.) TB Hasanuddin menilai transformasi digital telah memberikan beragam kemudahan bagi masyarakat untuk beraktivitas secara digital seperti komunikasi pribadi, transportasi daring, berbelanja, dan transaksi perbankan. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Yanuar Riezqi Yovanda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menyatakan, Indonesia saat ini sebagai sebuah bangsa sedang mengalami transformasi besar-besaran yang disebut dengan transformasi digital.

Anggota Komisi I DPR Hasanuddin mengatakan, transformasi ini dimungkinkan dengan perkembangan pengguna internet yang terus melesat.

"Secara umum, Indonesia merupakan negara dengan jumlah pengguna internet yang tergolong sangat besar di dunia. Penetrasi internet di Indonesia saat ini telah mencapai 76 persen, tentunya angka ini sangat fantastis," ujarnya dalam webinar Ngobrol Bareng Legislator - Generasi Muda Digital Peduli UMKM, Jumat (26/8/2022).

Baca juga: Kominfo: Pengguna Internet Indonesia Capai 204,7 Juta Orang

Perkembangan internet dan transformasi digital dinilainya telah menawarkan beragam kemudahan bagi masyarakat untuk beraktivitas secara digital seperti komunikasi pribadi, transportasi daring, berbelanja, dan transaksi perbankan.

Kemudian pada sektor pendidikan, pembelajaran secara virtual sudah menjadi hal yang lazim, dengan berbagai platform telah menjadi ruang-ruang kelas baru.

"Singkat kata, masyarakat Indonesia semakin terintegrasi dengan dunia digital," kata Hasanuddin.

Sementara itu, tercatat sebanyak 9 juta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) bergabung ke platform digital saat pandemi Covid-19 atau sejak Mei 2020 hingga Februari 2022.

Hasanuddin menambahkan, secara keseluruhan, saat ini sudah terdaftar sekira 19 juta UMKM yang berjualan di platform digital.

"Meskipun jumlah UMKM yang berdagang di platform digital semakin meningkat, nilai transaksinya masih belum optimal. Karena itu dalam kesempatan ini, saya ingin mengajak talenta-talenta muda digital Indonesia untuk membantu UMKM dalam mengembangkan strategi pemasaran digital," pungkasnya.

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas