Tribun Techno

Gandeng Framework Google Luncurkan Chromebook Port, Diklaim Hemat Daya

Untuk penyimpanan laptop anyar besutan Google akan lengkapi dengan penyimpanan awal sebanyak 8GB DDR4, namun pengguna bisa menambahkan kapasitas

Penulis: Namira Yunia Lestanti
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Gandeng Framework Google Luncurkan Chromebook Port, Diklaim Hemat Daya
tangkap layar dari cnet.com
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribunnews.com Namira Yunia Lestanti

TRIBUNNEWS.COM, CALIFORNIA - Google mengumumkan kemitraannya dengan Framework perusahaan manufaktur asal Amerika, untuk membuat produk laptop dengan jenis Chromebook, pada Rabu (21/9/2022).

Melalui akun resminya Google menjelaskan bahwa Chromebook Edition memiliki desain yang berkelas karena dibuat dengan bingkai aluminium serta dijalankan dengan prosesor Intel Core i5-1240P Generasi ke-12, dengan ukuran layar 3 banding 2 atau sekitar 2256x150, sementara untuk resolusi layar produk ini dipatok sebesar 13,5 inci.

Untuk penyimpanan laptop anyar besutan Google akan lengkapi dengan penyimpanan awal sebanyak 8GB DDR4, namun pengguna bisa menambahkan kapasitas penyimpanan hingga 256GB NVMe.

Baca juga: TikTok Now Kini Tersedia di Indonesia, Bisa Diunduh di App Store dan Google Play Store

Tak hanya itu Chromebook Edition juga dibuat khusus agar dapat pengguna dapat membuka panduan perbaikan, data manufaktur, dan dokumentasi hanya dengan melakukan pemindaian kode QR.

Uniknya Chromebook menyertakan sistem kartu ekspansi yang memungkinkan pengguna memilih port yang akan mereka sematkan di laptop, diantaranya seperti port USB-C, USB-A, DisplayPort, Ethernet, MicroSD, HDMI.

Guna mempermudah pengguna melakukan penyesuaian pengguna juga dapat menyesuaikan Chromebook mereka dengan bezel layar yang dapat diganti melalui magnet yang tersemat dalam perangkat.

Google juga menyatakan bahwa pihaknya merancang Laptop Chromebook Edition untuk meminimalkan dampak ekstraksi sumber dan limbah elektronik di planet bumi.

“Edition untuk memaksimalkan umur panjang dan meminimalkan dampak pada planet ini. Kami mengurangi ekstraksi sumber daya dan limbah elektronik yang memasuki lingkungan dengan merancang produk agar dapat diperbaiki dan tahan lama, memungkinkan cara untuk menggunakan kembali modul, dan memanfaatkan bahan daur ulang dalam proses manufaktur kami," tulis Framework dikutip dari Techcrunch.

Meski begitu Chromebook menjelaskan bahwa sejauh ini produknya masih menggunakan sistem operasi yang disebut Chrome OS, mirip dengan Windows atau mac OS, yang membedakan hanyalah penyematan platform Linux.

Baca juga: Perjuangan Rasuna Said, Pahlawan Indonesia dari Sumatera Barat yang jadi Google Doodle Hari Ini

Menurut Framework, Chromebook Edition adalah produk paling hemat daya, dimana perusahaan menghadirkan produk tersebut dengan masa pakai baterai lebih lama melalui fitur pengoptimalan Google dan Intel.

Dengan semua penawaran ini nantinya Chromebook besutan Google hanya di badrol 999 dolar AS atau sekitar Rp, 15 juta, dengan satuan kurs Rp. 15.019,

Ikuti kami di
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas