Tribun Techno

Kebutuhan Data Center Tinggi, Magnet Teken Kerja Sama dengan PDG

Perusahaan data center lokal dan asing berlomba-lomba meningkatkan kapasitas layanan data center-nya.

Penulis: Choirul Arifin
Editor: Seno Tri Sulistiyono
zoom-in Kebutuhan Data Center Tinggi, Magnet Teken Kerja Sama dengan PDG
HO
Penandatanganan kerja sama pengelolaan data center antara PT Mitra Akses Globalindo (Magnet) dengan perusahaan data center, Princeton Digital Group (PDG) di kantor PDG di kawasan Bintaro, Jakarta Selatan, Selasa 27 September 2022. 

Laporan Wartawan Tribunnews, Chooirul Arifin

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kebutuhan data center di Indonesia sedang sangat tinggi saat ini terutama datang dari industri logistik hingga e-commerce.

Hal itu membuat banyak perusahaan data center lokal dan asing berlomba-lomba meningkatkan kapasitas layanan data center-nya.

Merespon tingginya permintaan data center belakangan ini, membuat salah satu perusahaan layanan internet dan komunikasi data, PT Mitra Akses Globalindo (Magnet), menjalin kerja sama dengan perusahaan data center terkemuka, Princeton Digital Group (PDG) di penyediaan layanan one stop solution data center yang lengkap dengan connectivity pelaku bisnis dan juga untuk industri yang semakin membutuhkan layanan yang selalu on.

Baca juga: Tren WFH Masih Diterapkan Dunia Usaha, Perusahaan Telekomunikasi Maksimalkan Data Center

Kerjasama kedua perusahaan diteken hari ini, Selasa 27 September 2022 oleh Muhammad Johana Mashari, Direktur PT Mitra Akses Globalindo (Magnet) dengan Stephanus Tumbelaka, Managing Director Princeton Digital Group (PDG) di Data Center PDG Jakarta Bintaro 1 (JB1), Jakarta.

"Kerjasama ini juga akan mendorong digitalisasi di dunia industri di Indonesia sekaligus menyediakan layanan one stop solution data center ke masyarakat dan memudahkan dunia usaha dan industri dalam mendapatkan layanan data center serta konektivitas yang bisa diandalkan sekaligus meningkatkan ketersediaan dan cakupan layanan ke pelanggan," ujar Johana Mashuri.

Dijelaskan, terjalinnya kerja sama ini tidak lepas dari dukungan serta kontribusi dari perusahaan cloud provider PT Bangun Abadi Teknologi Indonesia (BATI).

Magnet dan PDG bersinergi dalam mengembangkan layanan Cloud Enterprise untuk dunia usaha dan industri.

Saat ini Magnet memiliki layanan data center yang mencakup seluruh kebutuhan pelanggan dari layanan colocation, rack, cage, connectivity (internet, VPN, local loop, dark fiber, SDWAN), internet security, backup, DRC hingga managed service.

Semua layanan tersebut bisa dilayani melalui satu pintu (One Stop Service) yang dikelola sendiri oleh Magnet.

Stephanus Tumbelaka mengatakan, semua infrastruktur telekomunikasi membutuhkan data center.

"Semua sektor usaha seperti e-commerce yang kini semakin berkembang membutuhkan layanan data center. Ada perusahaan yang memilih menjalankan data center-nya sendiri dengan alasan lebih murah dari sisi biaya. Tapi ketika bisnisnya makin berkembang, apakah perangkat yang dimiliki bisa menangani? Begitu juga aspek keamanannya. Hal-hal tadi akan bisa teratasi jika perusahaan tersebut menggunakan layanan perusahaan data center profesional yang didukung SDM yang bagus," ujarnya.

"Kerjasama ini untuk memberikan pengalaman terbaik ke pelanggan, baik pelanggan individu maupun korporat. Perusahaan ini dikelola oleh tim yang berpengalaman di industri data center di dalam dan luar negeri," ungkapnya menjawab pertanyaan Tribunnews.com.

Ditambahkan, data center PDG Jakarta Bintaro 1 ini merupakan data center tier 3 dengan ISO 27001 dan sertifikadi PCI DSS yang dibutuhkan customer data center di segmen perbankan yang layanan nasabahnya menggunakan kartu.

Baca juga: Pasar Data Center Tumbuh, ABB Pasok UPS PowerWave 33 untuk AREA31

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas