Tribun Techno

Pengguna iPhone Harus Waspada, Ini Dia Aplikasi di App Store yang Sebarkan Adware

Aplikasi adware dirancang untuk menghasilkan pendapatan dengan meniru aplikasi resmi atau legal.

Penulis: Nur Febriana Trinugraheni
Editor: Seno Tri Sulistiyono
zoom-in Pengguna iPhone Harus Waspada, Ini Dia Aplikasi di App Store yang Sebarkan Adware
dok.
Logo App Store milik Apple Inc. 

Laporan Wartawan Tribunnews, Nur Febriana Trinugraheni

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Situs berita keamanan informasi dan teknologi Bleeping Computer menemukan aplikasi "adware" yang tersedia di App Store.

Aplikasi adware dirancang untuk menghasilkan pendapatan dengan meniru aplikasi resmi atau legal dan menampilkan banyak iklan kepada pengguna smartphone.

Aplikasi ini ditemukan oleh tim intelijen HUMAN's Satori Threat, dan menjadi bagian dari kampanye penipuan iklan yang mereka sebut sebagai "Scylla".

Baca juga: Tampilan iPhone 15 Bakal Banyak Berubah, Apple Hilangkan Seri Pro Max Tahun Depan

Ini merupakan gelombang ketiga dari operasi penipuan iklan yang pertama kali ditemukan pada Agustus 2019, yang sebelumnya telah diperangi Apple.

Melansir dari Macrumors, saat ini aplikasi tersebut telah dihapus dari App Store. Namun jika terlanjur menginstal aplikasi tersebut, pengguna harus segera menghapusnya dari perangkat mereka. Berikut ini daftar aplikasi adware yang terdapat di App Store :

1. Loot the Castle - com.loot.rcastle.fight.battle (id1602634568)
2. Run Bridge - com.run.bridge.race (id1584737005)
3. Shinning Gun - com.shinning.gun.ios (id1588037078)
4. Racing Legend 3D - com.racing.legend.like (id1589579456)
5. Rope Runner - com.rope.runner.family (id1614987707)
6. Wood Sculptor - com.wood.sculptor.cutter (id1603211466)
7. Fire-Wall - com.fire.wall.poptit (id1540542924)
8. Ninja Critical Hit - wger.ninjacriticalhit.ios (id1514055403)
9. Tony Runs - com.TonyRuns.game

Aplikasi adware melakukan penipuan iklan menggunakan ID bundel yang tidak cocok dengan nama publikasinya, sehingga membuatnya tampak bagi pengiklan bahwa tayangan iklan berasal dari kategori perangkat lunak yang lebih menguntungkan. Aplikasi adware sering merubah ID aplikasi untuk menghindari deteksi.

Sementara itu, di Google Play Store ditemukan lebih dari 70 aplikasi adware. Aplikasi ini dapat menjadi "masalah yang lebih parah" pada perangkat Android.

Proses peninjauan App Store sendiri telah mengurangi tingkat keparahan pada masalah ini untuk perangkat iOS. Adware bukan masalah serius di App Store, namun tetap saja spam iklan akibat mengunduh aplikasi ini terkadang membuat pengguna kesal.

Bleeping Computer menyarankan pengguna smartphone untuk memperhatikan penggunaan baterai dan data internet untuk menemukan aplikasi adware, karena aplikasi ini dapat menyedot daya baterai dan data internet.

Menghindari mengunduh aplikasi dari pengembang yang mencurigakan juga merupakan ide yang bagus, tambah Bleeping Computer.

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas