Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Techno
LIVE ●

Tinggalkan Rumah Saat Libur Lebaran Pakai 'Kunci Pintar' Bahaya, Ini Sebabnya

Smart lock atau kunci pintar bisa sangat berguna. Ada banyak dari mereka di pasaran dan banyak jenis yang berbeda untuk dipilih.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Yanuar R Yovanda
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Tinggalkan Rumah Saat Libur Lebaran Pakai 'Kunci Pintar' Bahaya, Ini Sebabnya
Tribunnews.com
Ilustrasi 

Contoh lainnya juga, kunci pintar memberikan perlindungan transfer data yang buruk: penyerang dapat menguping saluran radio dan merebut kendali.

"Terakhir, adalah contoh lain dari antarmuka web yang tidak aman," tuturnya.
Terakhir, alasan ketiga adalah perangkat lunak perlu diperbarui secara berkala. Ponsel cerdas biasa menerima pembaruan selama dua atau tiga tahun setelah dirilis.

Sedangkan untuk perangkat IoT beranggaran rendah, dukungan mungkin tertahan lebih awal. Memperbarui perangkat pintar melalui internet cukup mudah.

Namun, mempertahankan dukungan untuk perangkat membutuhkan sumber daya dan biaya dari pihak vendor.

Ini sendiri bisa menjadi masalah, seperti saat vendor menonaktifkan infrastruktur cloud dan perangkat berhenti bekerja.

Tetapi bahkan jika fungsi smart-lock dipertahankan, kerentanan yang tidak diketahui oleh vendor pada saat rilis masih dapat muncul.

"Pada ponsel cerdas, kita mengatasi masalah ini dengan membeli perangkat baru setiap dua hingga tiga tahun. Seberapa sering Anda berencana mengganti kunci pintu yang terhubung ke internet? Pengguna akan mengharapkan perangkat seperti itu dapat bertahan selama beberapa dekade dan bukan beberapa tahun," pungkas Rosemarie.

Rekomendasi Untuk Anda
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas