Current 2025 Jadi Ajang Pertemuan Pakar Data Streaming, Eksplorasi Inovasi Real Time dan AI
Data streaming memungkinkan organisasi mengambil keputusan lebih cepat dan meningkatkan efisiensi operasional.
Penulis: Eko Sutriyanto
Editor: Choirul Arifin

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Kemampuan untuk memproses dan menganalisis data secara real-time kini menjadi salah satu kunci kesuksesan bisnis.
Data streaming memungkinkan organisasi mengambil keputusan lebih cepat, meningkatkan efisiensi operasional, dan menciptakan pengalaman pelanggan yang lebih personal.
Kamal Brar, Senior Vice President Confluent untuk kawasan Asia-Pasifik (APAC), platform data streaming telah menjadi fondasi strategis bagi bisnis untuk membangun pengalaman pelanggan yang cerdas dan real-time.
“Platform data streaming adalah kunci untuk memenuhi harapan pelanggan akan pengalaman yang cepat, responsif, dan dipersonalisasi,” ujar Kamal dalam keterangannya, Rabu (19/3/2025).
Namun, saat ini data streaming menghadapi tantangan seperti kompleksitas integrasi teknologi, keamanan data, dan skalabilitas tetap menjadi perhatian utama.
Fakta ini mendorong Kamal menyelenggarakan konferensi Current 2025 yang mendatangkan setidaknya 45 pakar teknologi data streaming dari berbagai belahan dunia di Hotel Sheraton Grand Bengaluru Whitefield, India, mulai 19 Maret 2025 mendatang.
Profesional dan praktisi teknologi untuk mendiskusikan perkembangan terkini dalam industri data streaming, termasuk pemanfaatan teknologi seperti Apache Kafka, Apache Flink dan Apache Iceberg untuk aplikasi real-time dan kasus penggunaan AI generatif.
"Konferensi Current 2025 akan menjadi ajang untuk mengupas tuntas inti dari teknologi data streaming, serta bagaimana organisasi dapat memanfaatkannya untuk menciptakan aplikasi real-time yang canggih dan mendukung perkembangan AI generatif," katanya.
Ajang ini, kata dia menjadi kesempatan bagi peserta untuk belajar langsung dari para pakar industri, terhubung dengan rekan-rekan sejawat, dan mengeksplorasi tren terbaru dalam data streaming.
Current 2025 menandai pertama kalinya konferensi ini digelar di kawasan Asia-Pasifik, dengan India sebagai tuan rumah.
Bengaluru, yang dikenal sebagai “Silicon Valley of India”, dipilih sebagai lokasi acara karena perannya sebagai pusat inovasi teknologi global.
Baca juga: AI Generatif Jadi Pilihan Prioritas di Banyak Perusahaan, Tapi Terkendala Pengelolaan Data
Sebelumnya, konferensi ini dikenal sebagai Kafka Summit Bangalore, yang telah menjadi ajang penting bagi komunitas data streaming dunia.
“Kami sangat antusias memulai seri 2025 dari India, yang merupakan tempat penting bagi komunitas data streaming global. Ini juga menandai pertama kalinya Current diadakan di kawasan Asia-Pasifik,” kata Kamal.
Selain diskusi dan presentasi, Current 2025 juga akan menampilkan berbagai alat dan solusi terbaru dari penyedia teknologi di seluruh ekosistem data streaming.
Baca juga: Manfaatkan Teknologi, BUMN Konstruksi Pakai Kecerdasan Buatan Awasi Aset Jalan Tol
Peserta dapat mempelajari kemajuan produk, program,serta bagaimana teknologi ini dapat mendukung kebutuhan bisnis yang semakin kompleks.
Konferensi ini tidak hanya ditujukan bagi para insinyur dan arsitek teknologi, tetapi juga bagi pemimpin bisnis yang ingin memahami bagaimana data streaming dapat mendorong pertumbuhan dan inovasi di organisasi mereka.
"Dengan menggabungkan perspektif teknis dan bisnis, Current 2025 bertujuan untuk menutup gap antara teknologi dan kebutuhan bisnis," kata Kamal.
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.