OpenAI Siap Guncang Dunia Browser, Berikut 7 Fakta Browser Terbaru Milik Mereka
Berikut 7 fakta browser terbaru OpenAI, siap mengguncang dunia browser dan berpotensi menyaingi Google Chrome.
Penulis:
timtribunsolo
Editor:
Tiara Shelavie
Langkah OpenAI mengikuti jejak Perplexity yang memiliki browser sendiri yaitu Comet, serta The Browser Company, dan Brave yang telah meluncurkan browser AI.
Namun, OpenAI memiliki keunggulan strategis berupa basis pengguna ChatGPT serta dana besar sumber daya keuangan yang kuat, terbukti dari akuisisi io, perusahaan rintisan perangkat AI dari Apple senilai $6,5 miliar atau setara Rp105 triliun, dan tim teknis dari mantan pengembang Chrome.
7. Implikasi Pengawasan Antimonopoli
Peran Chrome dalam menyediakan informasi pengguna untuk membantu Alphabet menargetkan iklan secara lebih efektif dan menguntungkan telah terbukti berhasil.
Dari keberhasilan itu, DOJ AS atau Departemen Kehakiman AS, melalui seorang hakim menuntut agar Google divestasi browser milik mereka yaitu Chrome, karena dipandang sebagai monopoli tidak sah dalam pencarian online.
Meski Google berencana banding, OpenAI bahkan tertarik untuk membeli Chrome jika terjadi divestasi.
(mg/Ahmad Dhonan Rosyidin) (Tribunnews.com)
Penulis adalah peserta magang dari Universitas Sebelas Maret (UNS)
Baca tanpa iklan