AI Dinilai Tak Bisa Dilepaskan dari Tanggung Jawab Etis dan Perlindungan Data
Konferensi ini menghadirkan para pemimpin industri, pakar teknologi, dan regulator untuk berdiskusi dalam sesi keynote, panel, dan breakout track
Penulis:
Hasiolan Eko P Gultom
Editor:
Eko Sutriyanto
fingent
ILUSTRASI KECERDASAN BUATAN - Pemanfaatan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) di dunia usaha semakin berkembang, namun para pelaku industri mengingatkan bahwa inovasi ini harus berjalan seiring dengan etika dan keamanan data
Sudimin menambahkan, ekosistem digital di Indonesia hanya bisa berkelanjutan jika inovasi berjalan seiring dengan keamanan dan etika.
“Etika itu harus dijaga dengan baik. Security juga sama. Apalagi data itu penting, etikanya adalah kita pastikan, mulai dari desain, solusi AI, sampai tahap penggunaannya, semua harus sesuai koridor etis,” tegasnya.
Konferensi ini menghadirkan lebih dari 500 peserta dari lebih 100 perusahaan yang bergerak di sektor perbankan, asuransi, manufaktur, telekomunikasi, hingga distribusi.
Diskusi dan pemaparan para narasumber diharapkan menjadi pijakan bagi dunia usaha dalam menerapkan AI yang aman, etis, sekaligus kompetitif.
Berita Populer
Baca tanpa iklan