Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Techno
LIVE ●

Konten Deepfake AI Jadi Ancaman Penyelenggaraan Pemilu 2029

Maraknya deepfake berupa audio, foto, dan video hasil manipulasi akal imitiasi atau AI jadi perhatian lembaga penyelenggara pemilu.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Konten Deepfake AI Jadi Ancaman Penyelenggaraan Pemilu 2029
Tribunnews/Mario Christian Sumampouw
WASPADAI DEEPFAKE - Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Iffa Rosita di kompleks kantor KPU RI, Jakarta, Selasa (28/10/2025). Tribunnews/Mario Christian Sumampow 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Maraknya deepfake berupa audio, foto, dan video hasil manipulasi akal imitiasi atau AI jadi perhatian lembaga penyelenggara pemilu.

Pasalnya, penggunaan AI bisa disalahgunakan dalam proses Pemilu 2029.

“Nanti ada orang yang kemudian menggunakan, nih misalnya si calon, padahal bukan dia yang ngomong, tapi sudah tersebar, terbukti pidananya,” kata Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI Rahmat Bagja di kawasan Jakarta Pusat, Selasa (28/10/2025).

Kampanye dalam pemilu, lanjut Bagja, merupakan pertarungan citra bagi para peserta. Jika olahan AI tersebar luas, maka akan sulit untuk menanganinya.

“Tapi image yang muncul kan sudah enggak bisa kehapus. Kan namanya kampanye kan pertarungan image. Kalau image anda sudah rusak ya susah untuk mengembalikannya,” tutur dia.

Teknik dan regulasinya saat ini tengah dipersiapkan oleh Bawaslu sembari menunggu peraturan presiden yang nantinya akan ditindaklanjuti melalui Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU).

Terpisah, Anggota KPU RI Iffa Rosita menyebut permasalahan AI ini sebagai tantangan ke depan bagi penyelenggara pemilu.

Rekomendasi Untuk Anda

“Jadi kalau saya menilainya itu challenge buat kita, buat kita semua,” kata dia.

Meski di satu sisi KPU dan Bawaslu masih belum duduk bersama membahas soal penggunaan AI dalam pemilu, Iffa berharap hal ini menjadi fokus penting yang akan digodok dalam pengaturan regulasi berikutnya.

“Jadi mungkin nanti ke depan apa yang disampaikan oleh Ketua Bawaslu sepertinya kita perlu duduk bareng deh,” ucap Iffa.

Baca juga: Ratusan Selebriti Jepang Jadi Korban Deepfake Porno Berbasis AI, Polisi Tangkap Pelaku

“Jadi bukan hanya disampaikan pada forum-forum tapi ada pertemuan memang khusus membahas terkait ini. Tapi ini tentu jadi barang buat kami ke depan,” pungkasnya.

 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas