Indosat IOH Gaet Northstar dan Arsari Dirikan Platform Serat Optik Rp 14,6 Triliun
Indosat akan mengalihkan aset serat optiknya ke FiberCo Raya dengan nilai sekitar Rp14,6 triliun.
Penulis:
Nitis Hawaroh
Editor:
Choirul Arifin
Ringkasan Berita:
- Indosat IOH bersama Arsari Group dan Northstar Group, menandatangani perjanjian investasi pembentukan perusahaan untuk membangun platform serat optik digital di Indonesia bernama FiberCo.
- Lewat perjanjian ini Indosat IOH akan mengalihkan aset serat optiknya ke FiberCo Raya dengan nilai sekitar Rp14,6 triliun.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Indosat Ooredoo Hutchison atau Indosat IOH bersama Arsari Group dan Northstar Group, menandatangani perjanjian investasi pembentukan perusahaan untuk membangun platform serat optik digital di Indonesia bernama FiberCo di Jakarta, Selasa, (23/12/2025).
Penandatangan konsorsium dihadiri Vikram Sinha Presiden Director and CEO Indosat Ooredoo Hutchison, Aryo P.S Djojohadikusumo Deputy CEO and COO Arsari Group, Patrick Walujo Co-founder and Managing Partner Northstar Group serta Hasim Djojohadikusumo pendiri dan pemilik Arsari Group.
Vikram mengatakan, kolaborasi ini berasal dari visi jangka panjang untuk membangun infrastruktur digital.
"Melalui pendekatan yang agile dan asset-light, kemitraan dengan Arsari Group dan Northstar Group memungkinkan kami membangun platform serat optik independen bernilai tambah yang lebih tangguh dan siap menghadapi kebutuhan digital masa depan," kata Vikram di Kantor Pusat Indosat Jakarta Pusat, Selasa.
Menurut Vikram, kemitraan ini dirancang untuk memberikan manfaat nyata bagi Indonesia. Indosat beserta para pemegang sahamnya, serta FiberCo sebagai entitas baru.
Dia bilang, inisiatif ini menjadi langkah penting dalam mewujudkan ambisi digital nasional melalui peningkatan kualitas layanan telekomunikasi dan ketersediaan jaringan.
Baca juga: Telkom Akses Luncurkan Kelas Industri Digital untuk Siswa dan Guru melalui Fiber Academy
"Kemitraan ini bertujuan memperluas jangkauan serat optik domestik serta memperkuat tulang punggung digital nasional melalui kepemilikan bersama dan tata kelola jangka panjang," tutur dia.
Vikram menyatakan, bagi Indosat dan para pemegang sahamnya, transaksi ini menghadirkan nilai strategis yang signifikan. Indosat akan mengalihkan aset serat optiknya ke FiberCo Raya dengan nilai sekitar Rp14,6 triliun.
Transaksi ini memungkinkan Indosat memonetisasi aset tersebut sekaligus mempertahankan sekitar 45 persen kepemilikan FiberCo.
Dalam kesempatan yang sama, Deputy CEO and COO Arsari Group Aryo P.S. Djojohadikusumo mengatakan, melalui kolaborasi Northstar dan Indosat, Arsari Group berkomitmen menjadi bagian dari tulang punggung fisik pada fase pertumbuhan Indonesia berikutnya.
Aryo bilang, infrastruktur digital akan mendukung produktivitas sektor usaha, memperluas inklusi digital, meningkatkan layanan publik, serta mendorong munculnya aktivitas ekonomi berbasis AI.
"Kemitraan ini juga menandai perluasan portofolio Arsari Group ke sektor infrastruktur digital, dengan keyakinan bahwa konektivitas kini sama fundamentalnya bagi ketahanan ekonomi seperti halnya energi dan logistik fisik," ujar Aryo.
Aryo enggan menjelaskan secara rinci skema terkait konsorsium ini. Namun dia memastikan nilai investasinya mencapai Rp 14,6 triliun.
Baca juga: Adopsi IoT dan Cloud Bikin Trafik Data Industri Infrastruktur Fiber Optik Melonjak
"Nilai investasi di kolaborasi bersama Arsari dan Indosat adalah Rp14,6 triliun," imbuh Aryo.
Dari sisi implementasi, entitas baru ini akan mengoperasikan jaringan serat optik yang komprehensif dan terintegrasi sepanjang lebih dari 86 ribu kilometer, mencakup jaringan backbone, kabel laut domestik, serta akses infrastruktur yang menghubungkan menara telekomunikasi dan kawasan bisnis.
Dengan komposisi jaringan sekitar 45 persen di Pulau Jawa dan 55 persen di luar Jawa, platform ini memiliki peran strategis dalam mendorong konektivitas digital yang lebih merata. Sebagai entitas independen, FiberCo akan beroperasi dengan model open-access, menyediakan akses terbuka bagi berbagai penyedia layanan telekomunikasi untuk memaksimalkan pemanfaatan infrastruktur dan mempercepat inklusi digital nasional.
Adapun pada konsorsium ini, Indosat menunjuk Citi sebagai penasihat keuangan eksklusif bagi Indosat dalam transaksi ini. Goldman Sachs bertindak sebagai penasihat keuangan eksklusif bagi Northstar Group.
Baca tanpa iklan
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.