iPhone Air 2 Fokus Perbaiki Dua Kekurangan Model Pertama
Apple dikabarkan menyiapkan kamera kedua dan teknologi layar baru untuk meningkatkan baterai iPhone Air 2.
Penulis:
Widya Lisfianti
Editor:
Tiara Shelavie
Ringkasan Berita:
- iPhone Air 2 dikabarkan akan mendapat kamera kedua
- Apple menjajaki teknologi layar CoE untuk efisiensi baterai
- Peningkatan ini ditujukan untuk menjawab kritik pada model pertama
TRIBUNNEWS.COM - Apple dikabarkan tengah menyiapkan sejumlah peningkatan penting untuk iPhone Air 2.
Ponsel generasi terbaru dari lini ultra-tipis ini disebut akan menjawab dua kritik terbesar yang muncul pada model pertamanya, yakni soal kamera dan daya tahan baterai.
Informasi ini dilaporkan oleh 9to5Mac, yang mengutip berbagai laporan dan sumber industri terbaru.
iPhone Air pertama sebenarnya mendapat respons beragam. Dari sisi desain, ponsel ini dipuji karena bodinya yang sangat tipis namun tetap terasa kokoh.
Daya tahan baterainya juga disebut melampaui ekspektasi untuk ukuran perangkat setipis itu. Meski demikian, sebagian calon pembeli masih ragu karena keterbatasan fitur kamera dan kekhawatiran soal baterai dalam pemakaian jangka panjang.
Dua aspek inilah yang kini menjadi fokus utama Apple dalam pengembangan iPhone Air 2.
Beberapa laporan sebelumnya menyebutkan bahwa Apple akan menambahkan kamera kedua pada iPhone Air 2.
Langkah ini diyakini sebagai respons langsung terhadap masukan pengguna yang menginginkan fleksibilitas fotografi lebih baik, seperti mode foto tambahan dan peningkatan kualitas gambar.
Selain kamera, perhatian juga tertuju pada sektor baterai.
Laporan terbaru dari media Korea, The Elec, menyebutkan Apple sedang mengeksplorasi penggunaan teknologi layar baru bernama CoE (Color on Encapsulation).
Baca juga: 2 Fitur iPhone 17 Pro Disebut Bakal Hadir di iPhone Air 2, Ini Bocorannya
Beberapa poin penting terkait teknologi CoE:
- Memungkinkan layar menjadi lebih tipis
- Memberikan tingkat kecerahan lebih tinggi
- Lebih efisien dalam penggunaan daya
Teknologi CoE ini dikabarkan akan pertama kali diperkenalkan pada iPhone Fold yang rencananya meluncur pada musim gugur mendatang.
Jika diterapkan pada iPhone Air 2, layar CoE berpotensi mengurangi jumlah lapisan komponen layar.
Pengurangan satu lapisan layar ini bisa memberi ruang tambahan di dalam bodi ponsel.
Ruang tersebut kemungkinan besar akan dimanfaatkan Apple untuk menanamkan baterai berkapasitas lebih besar, bukan sekadar membuat ponsel lebih tipis.