Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Techno
LIVE ●

Alasan Walmart Masih Menolak Apple Pay di 2026

Meski sudah 2026, Walmart di AS masih menolak Apple Pay. Alasannya bukan biaya, melainkan strategi data dan kontrol.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Widya Lisfianti
Editor: Tiara Shelavie
zoom-in Alasan Walmart Masih Menolak Apple Pay di 2026
Tangkap layar YouTube Walmart
WALMART - Tangkap layar YouTube Walmart, memperlihatkan tas belanjaan Walmart+ 

Alasan pengumpulan data:

  • Data digunakan untuk analisis pola belanja
  • Dimanfaatkan untuk iklan dan strategi pemasaran
  • Semua transaksi Walmart Pay terhubung langsung ke akun pelanggan

Apple Pay dikenal memiliki sistem privasi ketat. Apple tidak membagikan detail kartu pengguna kepada peritel, sehingga Walmart sulit melacak riwayat belanja secara mendetail jika metode ini digunakan.

Isu biaya sering disebut sebagai penyebab Walmart menolak Apple Pay, namun anggapan ini keliru. 

Tidak ada biaya tambahan bagi peritel untuk menerima Apple Pay

Walmart hanya perlu membayar biaya pemrosesan kartu standar, sama seperti transaksi non-contactless. 

Bahkan, Walmart disebut telah memperbarui mesin pembayaran di banyak tokonya, tetapi fitur NFC sengaja dimatikan.

Dalam pernyataan resminya, Walmart menegaskan bahwa Walmart Pay dianggap lebih nyaman dan terintegrasi dengan layanan lain seperti Scan and Go. 

Rekomendasi Untuk Anda

Meski begitu, 9to5Mac menilai alasan tersebut tidak sejalan dengan kenyamanan pelanggan.

Menurut laporan tersebut, kekecewaan pelanggan terus meningkat dan kembali viral di media sosial. 

Sementara banyak peritel besar seperti Kroger, Home Depot, dan H-E-B akhirnya menerima Apple Pay, Walmart justru tetap bertahan dengan kebijakannya.

(Tribunnews.com/Widya)

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas