Perplexity Health Diluncurkan, AI Bisa Baca Data Kesehatan Pengguna
Perplexity kini bisa mengakses Apple Health untuk menjawab pertanyaan medis dengan data kesehatan pengguna.
Penulis:
Widya Lisfianti
Editor:
Bobby Wiratama
Ringkasan Berita:
- Perplexity meluncurkan fitur Health yang bisa akses data Apple Health.
- AI dapat menjawab pertanyaan medis berdasarkan data pengguna.
- Data dilindungi enkripsi dan tidak digunakan untuk melatih AI.
TRIBUNNEWS.COM - Perusahaan kecerdasan buatan Perplexity AI resmi memperkenalkan fitur baru bernama Perplexity Health.
Fitur ini memungkinkan AI untuk mengakses data kesehatan pengguna guna memberikan jawaban yang lebih relevan terhadap pertanyaan medis.
Melalui fitur ini, Perplexity dapat menghubungkan berbagai sumber data kesehatan, termasuk aplikasi, perangkat wearable, hingga catatan medis elektronik.
Salah satu integrasi utama yang dihadirkan adalah dengan Apple Health, yang selama ini digunakan untuk menyimpan data kesehatan pengguna iPhone dan Apple Watch.
Dengan kemampuan ini, AI dapat menganalisis berbagai indikator kesehatan (biomarker) dan memantau tren dari waktu ke waktu.
Semua data tersebut akan ditampilkan dalam dashboard yang dipersonalisasi sesuai kondisi masing-masing pengguna.
Perplexity menjelaskan bahwa fitur ini dirancang untuk membantu pengguna memahami kondisi kesehatan mereka secara lebih menyeluruh.
Berikut kemampuan utama Perplexity Health:
- Menggabungkan data kesehatan dari berbagai aplikasi dan perangkat
- Menganalisis biomarker serta tren kesehatan dari waktu ke waktu
- Menyajikan data dalam dashboard personal
- Menjawab pertanyaan medis berdasarkan data pengguna
Baca juga: Kemenperin Perkuat Tata Kelola Data Industri Lewat SIINas, Wajib Lapor Triwulan
Saat pengguna mengajukan pertanyaan terkait kesehatan, AI akan memberikan jawaban berdasarkan beberapa sumber data, seperti:
- Catatan medis
- Hasil laboratorium
- Data dari perangkat wearable
Selain itu, melalui fitur Perplexity Computer, AI juga dapat membantu menyusun rencana kebugaran dan pola makan yang disesuaikan dengan kondisi pengguna.
Untuk memastikan kualitas informasi, Perplexity menyebut bahwa sistemnya menggunakan referensi dari literatur medis terpercaya, seperti:
- Panduan klinis
- Jurnal ilmiah yang telah melalui proses peer-review
Perusahaan juga membentuk dewan penasihat yang terdiri dari dokter, peneliti, dan ahli teknologi kesehatan. Dewan ini bertugas memastikan bahwa semua keputusan produk dan informasi yang diberikan sesuai dengan standar medis berbasis bukti.
Dalam hal integrasi, Perplexity Health mendukung berbagai platform, antara lain:
- Apple Health (termasuk data dari Apple Watch)
- Fitbit
- Ultrahuman
- Withings
- Catatan kesehatan dari lebih dari 1,7 juta penyedia layanan medis
Integrasi tambahan seperti Oura dan Function juga disebut akan segera hadir.
Terkait keamanan, Perplexity menegaskan bahwa data kesehatan pengguna dilindungi dengan enkripsi serta kontrol akses yang ketat. Pengguna juga dapat mengatur atau menghapus data mereka kapan saja.
Selain itu, data tersebut tidak digunakan untuk melatih model AI maupun dijual ke pihak ketiga.
Berikut poin penting terkait keamanan:
- Data dienkripsi dan dilindungi sistem keamanan
- Pengguna dapat mengontrol dan menghapus data
- Tidak digunakan untuk pelatihan AI
- Tidak dijual ke pihak lain
Perplexity menjadi perusahaan AI kedua yang menghadirkan integrasi dengan Apple Health. Sebelumnya, OpenAI telah lebih dulu memperkenalkan fitur serupa melalui ChatGPT pada awal 2026.
Saat ini, fitur Perplexity Health baru tersedia untuk pengguna Pro dan Max di Amerika Serikat, dan kemungkinan akan diperluas ke wilayah lain di masa mendatang.
(Tribunnews.com/Widya)
Baca tanpa iklan
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.