iMessage Disebut Lebih Siap Jadi Rumah AI Apple Dibanding Siri
Apple dinilai punya peluang besar menghadirkan AI percakapan lewat Messages, bukan hanya lewat aplikasi Siri baru.
Penulis:
Widya Lisfianti
Editor:
Endra Kurniawan
Ringkasan Berita:
- Apple dinilai punya platform kuat untuk AI percakapan lewat Messages
- iOS 27 dirumorkan hadirkan Siri berbasis chatbot
- Integrasi AI di iMessage bisa permudah akses dan penggunaan
TRIBUNNEWS.COM - Perusahaan teknologi Apple disebut memiliki platform yang sudah sangat siap untuk mengembangkan teknologi kecerdasan buatan berbasis percakapan.
Alih-alih fokus sepenuhnya pada pengembangan chatbot di Siri, aplikasi Messages atau iMessage justru dinilai sebagai solusi yang lebih potensial.
Dikutip dari Laporan 9to5Mac, Senin (23/3/2026), menyebutkan bahwa Apple sebelumnya sempat menolak konsep chatbot untuk Siri saat pertama kali memperkenalkan Apple Intelligence.
Namun, situasi kini mulai berubah. Apple dirumorkan tengah menyiapkan aplikasi Siri baru di iOS 27 yang memungkinkan pengguna berinteraksi langsung dengan model AI generasi terbaru milik perusahaan.
Meski begitu, sejumlah pengamat menilai langkah tersebut belum sepenuhnya optimal.
Pasalnya, Apple sebenarnya sudah memiliki platform komunikasi yang digunakan setiap hari oleh jutaan pengguna, yaitu Messages.
Baca juga: Apple Rilis Powerbeats Pro 2 Edisi Nike, Harga Mulai Rp3,8 Juta
Messages Dinilai Jadi Solusi Paling Masuk Akal
Aplikasi Messages memungkinkan pengguna untuk berkomunikasi secara langsung. Hal ini dinilai sangat cocok untuk integrasi AI berbasis percakapan.
Beberapa poin penting terkait potensi Messages:
- Pengguna sudah terbiasa menggunakan Messages setiap hari
- AI bisa diintegrasikan sebagai percakapan layaknya chat biasa
- Riwayat percakapan dapat dipisahkan dengan fitur tertentu
Dengan konsep ini, pengguna tidak perlu lagi membuka aplikasi terpisah untuk menggunakan AI.
Semua interaksi bisa dilakukan langsung dalam satu aplikasi.
Peluang Integrasi dengan Pengembang Pihak Ketiga
Selain penggunaan internal, Apple juga dinilai dapat membuka peluang lebih luas dengan melibatkan pengembang pihak ketiga.
Saat ini:
- Banyak aplikasi AI tersedia di App Store
- Namun Apple belum sepenuhnya mengontrol pengalaman pengguna AI tersebut
Jika Apple menghadirkan API khusus di iOS 27:
- Developer bisa membuat aplikasi AI langsung di iMessage
- Pengalaman pengguna menjadi lebih terintegrasi
- Akses AI bisa lebih luas di berbagai perangkat Apple
Baca juga: ChatGPT Akan Jadi Satu Aplikasi dengan Codex dan Atlas
Beberapa layanan bahkan sudah memanfaatkan sistem serupa melalui iMessage, meski masih terbatas.
Apple sendiri juga memiliki fitur Business Chat yang memungkinkan komunikasi antara pengguna dan perusahaan melalui Messages, walaupun belum sepenuhnya ramah untuk pengembang.
Potensi Penggunaan yang Lebih Praktis
Integrasi AI di Messages juga membuka berbagai kemungkinan penggunaan yang lebih praktis, seperti:
- Mengontrol layanan atau aplikasi tanpa harus membukanya
- Mendapatkan notifikasi berbasis AI secara langsung melalui chat
- Mengelola aktivitas tertentu hanya dengan percakapan
Sebagai contoh, pengguna bisa berinteraksi dengan AI untuk mengelola keuangan atau menjalankan perintah tertentu tanpa perlu membuka aplikasi khusus.
Baca juga: Perplexity Health Diluncurkan, AI Bisa Baca Data Kesehatan Pengguna
Meski demikian, tidak semua pengembang mungkin setuju dengan pendekatan ini.
Beberapa aplikasi AI seperti ChatGPT kemungkinan tetap mempertahankan aplikasi mandiri mereka.
Namun, untuk kebutuhan tertentu yang mengutamakan kemudahan dan kecepatan, integrasi AI di Messages dinilai bisa menjadi langkah besar bagi Apple dalam mengembangkan ekosistem kecerdasan buatan.
(Tribunnews.com/Widya)
Baca tanpa iklan
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.