Kesalahan Sistem, Fitur AI Apple Muncul di China Lebih Awal
Fitur Apple Intelligence sempat muncul di China tanpa izin regulator, Apple langsung menariknya dari perangkat pengguna.
Penulis:
Widya Lisfianti
Editor:
Bobby Wiratama
Ringkasan Berita:
TRIBUNNEWS.COM - Perusahaan teknologi Apple dilaporkan sempat secara tidak sengaja mengaktifkan fitur kecerdasan buatan miliknya, Apple Intelligence, di wilayah China.
Padahal, fitur tersebut belum mendapatkan persetujuan resmi dari regulator setempat.
Informasi ini pertama kali dilaporkan oleh MacRumors berdasarkan laporan jurnalis Bloomberg, Mark Gurman, pada 30 Maret 2026.
Dalam laporan tersebut disebutkan bahwa sejumlah pengguna iPhone di China sempat melihat fitur Apple Intelligence muncul dan aktif di menu pengaturan (Settings).
Namun, Apple tidak pernah mengumumkan peluncuran resmi fitur tersebut di negara tersebut.
Setelah kemunculan tersebut diketahui, Apple segera menarik kembali fitur Apple Intelligence dari perangkat pengguna.
Gurman menyebut kejadian ini sebagai kesalahan distribusi sistem, bukan peluncuran resmi.
Beberapa indikasi memperkuat bahwa hal ini memang bukan peluncuran yang direncanakan, antara lain:
- Tidak ada pengumuman resmi dari Apple terkait peluncuran di China
- Fitur muncul tanpa jadwal yang jelas, bahkan pada waktu yang tidak lazim
- Sistem masih menggunakan layanan pencarian gambar dari Google, yang diketahui dibatasi di China
Baca juga: Little Finder Guy Viral di TikTok, Jadi Andalan Promosi Apple
Hingga saat ini, Apple memang belum bisa menghadirkan Apple Intelligence secara resmi di China.
Hal ini disebabkan oleh aturan ketat pemerintah terkait teknologi kecerdasan buatan dari luar negeri.
Di China, setiap layanan berbasis AI harus mendapatkan persetujuan dari regulator, yaitu Cyberspace Administration of China (CAC).
Lembaga ini memiliki kewenangan untuk menguji dan menyetujui model AI sebelum dapat digunakan secara luas oleh masyarakat.
Untuk mengatasi kendala tersebut, Apple diketahui bekerja sama dengan perusahaan teknologi lokal, Alibaba.
Kolaborasi ini bertujuan agar Apple Intelligence dapat memenuhi regulasi yang berlaku di China. Meski demikian, proses persetujuan masih mengalami penundaan.
Sampai saat ini, belum ada kepastian kapan Apple Intelligence akan resmi diluncurkan di China.
Baca tanpa iklan