Harga Langganan dan Fitur WhatsApp Plus, Tersedia Secara Global
Meta resmi meluncurkan WhatsApp Plus dengan fitur premium tambahan dan biaya mulai sekitar Rp48 ribuan per bulan.
Penulis:
Widya Lisfianti
Editor:
Suci BangunDS
Ringkasan Berita:
- Meta resmi meluncurkan WhatsApp Plus dengan biaya sekitar Rp48 ribuan per bulan.
- Pengguna mendapat fitur tambahan seperti tema aplikasi, stiker premium, dan pin chat ekstra.
- Meta juga mengembangkan paket langganan AI dan layanan khusus kreator serta bisnis.
TRIBUNNEWS.COM - Meta resmi meluncurkan layanan berlangganan baru bernama WhatsApp Plus secara global.
Layanan ini menawarkan sejumlah fitur tambahan bagi pengguna yang ingin pengalaman lebih personal saat menggunakan WhatsApp.
Dikutip dari 9to5Mac, WhatsApp Plus dibanderol seharga 2,99 dolar AS per bulan di Amerika Serikat.
Jika dikonversikan dengan kurs sekitar Rp16.300 per dolar AS, biaya langganannya setara sekitar Rp48 ribuan per bulan.
Peluncuran ini dilakukan setelah sebelumnya fitur tersebut hanya diuji pada sebagian kecil pengguna beta.
Meta menyebut, WhatsApp Plus bersifat opsional dan tidak mengubah pengalaman utama penggunaan WhatsApp bagi pengguna gratis.
Namun, pelanggan berbayar akan mendapatkan berbagai fitur eksklusif dan opsi kustomisasi tambahan.
Fitur WhatsApp Plus
Berikut beberapa fitur yang tersedia untuk pelanggan WhatsApp Plus:
- Mengirim stiker premium
- Mengubah tema aplikasi
Baca juga: Meta Luncurkan Langganan Berbayar untuk Instagram, Facebook, dan WhatsApp
- Memilih ikon aplikasi khusus
- Menambah jumlah chat yang dipin
- Mendapat ringtone premium
- Mengatur daftar chat dengan lebih fleksibel
Meta menjelaskan layanan ini ditujukan bagi pengguna aktif yang ingin pengalaman penggunaan WhatsApp lebih personal dan menarik.
Selain WhatsApp, Meta juga meluncurkan layanan berlangganan serupa untuk Instagram dan Facebook.
Dikutip dari TechCrunch, Instagram Plus dan Facebook Plus dibanderol 3,99 dolar AS per bulan atau sekitar Rp65 ribuan per bulan.
Meta Perluas Bisnis Langganan
Peluncuran layanan “Plus” ini menjadi langkah baru Meta dalam memperluas sumber pendapatan di luar iklan digital.
Selama ini, sebagian besar pemasukan perusahaan berasal dari iklan di Facebook, Instagram, dan WhatsApp.
Kepala Produk Meta, Naomi Gleit, mengatakan lebih banyak fitur tambahan akan hadir di masa mendatang untuk pelanggan layanan Plus.
Meta juga menegaskan bahwa layanan baru ini tidak menggantikan Meta Verified.