Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Sedang Booming, Loloh Cemcem Minuman Tradisional Bali Bekhasiat

Loloh Cemcem diolah dengan cara sederhana, tanpa menggunakan bahan pengawet sehinga hanya bertahan 2-3 hari.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Mohamad Yoenus
zoom-in Sedang Booming, Loloh Cemcem Minuman Tradisional Bali Bekhasiat
Tribun Bali/AA Putu Santiasa
Loloh Cemcem 

Laporan Wartawan Tribun Bali, AA Putu Santiasa

TRIBUNNEWS.COM, DENPASAR - Minuman khas Bali yang sangat terkenal dan semakin hari kian digandrungi masyarakat adalah Loloh Cemcem.

Minuman yang sangat khas berwarna hijau ini, kini semakin mudah ditemui di warung makan, pasar-pasar tradisional hingga swalayan.

Loloh Cemcem diolah dengan cara sederhana, tanpa menggunakan bahan pengawet sehinga hanya bertahan 2-3 hari.

Seperti namanya, Cemcem, loloh ini menggunakan bahan dasar daun cemcem dengan berbagai campuran lainnya, lalu diremas atau dihaluskan kemudian.

Selanjutnya, hasil olahan tersebut yang telah disaring dikemas dalam botol air mineral.

Loloh Cemcem
Penjual Loloh Cemcem Bali. (Tribun Bali/AA Putu Santiasa)

Ada rasa sedikit kecut, manis, asem, dan semua rasa jadi satu di dalam minuman ini.

Rekomendasi Untuk Anda

Tidak hanya sebagai pelepas dahaga, Loloh Cemcem juga memiliki berbagai khasiat kesehatan.

Seperti melancarkan pencernaan serta menurunkan tekanan darah.

Saat ini, jika sedang mengunjungi Pesat Kesenian Bali (PKB), Loloh Cemcem bisa didapatkan di sebuah stan khusus menjual minuman tradisional Bali, dekat kalangan Angsoka.

Ada dua jenis loloh yang dijual yakni Loloh Cemcem dan Loloh Kunyit Putih yang berasal dari Desa Penglipuran, Kabupaten Bangli, Bali.

Putu Hendra Putra, sang penjual, mengatakan selama PKB dirinya menjual kedua jenis loloh tersebut.

Lapaknya buka dari pagi hingga malam hari sekitar pukul 23.00 Wita.

Loloh Cemcem yang berwarna hijau dalam PKB ini sangat laku dan banyak pengunjung PKB XXXVII yang membeli.

Ia terlihat selalu sibuk melayani pembeli. Harga per botolnya Rp 8.000 untuk Loloh Cemcem, dan Rp 10.000 untuk Loloh Kunyit Putih.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas