Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Kuliner

Menyantap Tum Ikan Khas Bali, Sajian Tradisional yang Menawarkan Rasa Gurih nan Pedas

Salah satu menu yang wajib dicoba adalah Ikan Tum Bali. Tum adalah olahan daging yang dibungkus daun pisang, mirip seperti pepes.

Menyantap Tum Ikan Khas Bali, Sajian Tradisional yang Menawarkan Rasa Gurih nan Pedas
Dok Hotel Santika Depok
Tum Ikan khas Bali. 

TRIBUNNEWS.COM, DEPOK - Tak perlu jauh-jauh ke Bali untuk mencicipi sensasi kuliner Bali yang pedas dan kaya bumbu.

Di Depok misalnya, Kafe Anjani tengah menawarkan promo menu tradisional khas Bali yaitu Nasi Campur Bali dan Ikan Tum Bali. 

Restoran ini berada di lantai tiga Hotel Santika Depok.

Jadi, warga Depok yang rindu masakan Bali, bisa mampir untuk mencicipi kuliner khas Bali selama bulan September.

Salah satu menu yang wajib dicoba adalah Ikan Tum Bali. 

Tum adalah olahan daging yang dibungkus daun pisang, mirip seperti pepes.

Menu ini lumayan jarang ditemukan di area Jakarta dan sekitarnya.

Beda dengan pepes, tum dimasak dengan cara dikukus.

Sementara pepes di Bali umumnya dibakar. 

Di Kafe Anjani, tum diolah dengan kreasi tersendiri yaitu menggunakan bahan ikan.

Lazimnya tum diolah dari daging ayam atau babi. Walau tak jarang pula tum ikan.

Selain itu, tum ikan kreasi Kafe Anjani menggunakan ikan utuh, bukan cincang yang dicampur dengan kelapa, lazimnya tum di Bali. 

Walau begitu, bumbu yang digunakan tetaplah sama yaitu bumbu genep.

Bumbu genep berisi aneka bumbu mulai dari jahe, kunyit, kencur, lengkuas, bawang putih, bawang merah, cabai, hingga sereh.

Halaman
12
Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Malvyandie Haryadi
Sumber: Kompas.com
  Loading comments...

Berita Terkait :#Kuliner

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas