Tribun

Wisata NTT

Simbol Upacara Kematian dan Pesta Adat Pada Pesona Kain Songke Khas Manggarai

Ini pesona kain songke khas Manggarai yang terdapat banyak makna pada simbol-simbolnya.

Editor: Agung Budi Santoso
Simbol Upacara Kematian dan Pesta Adat Pada Pesona Kain Songke Khas Manggarai
Pos Kupang/ Egy Moa
Kain songke dikenakan para pria Manggarai dalam suatu tarian adat secara massal. 

Laporan Wartawan Pos Kupang, Eugenius Moa

TRIBUNNEWS.COM, RUTENG - Kekhasan warisan budaya Manggarai tak pernah habis dikupas.

Anutan masyarakat terhadap kebudayaan sudah mengakar turun-temurun.

Simbol-simbolnya dalam bentuk kain tenun, bentuk rumah, upacara kematian, kelahiran, pesta adat.

Bahkan hampir segala aktivitas masyarakat selalu melekat dengan urusan tradisi dari nenek moyang.

Salah satu warisan mengakar kuat kain Songke. Jadi tak lengkap rasanya bila ke jalan-jalan ke Manggarai tidak membawa pulang kasin songke khas Manggarai ini.

Tidak sulit menemukan kekayaan warga yang satu ini di wilayah Manggarai Raya meliputi Kabupaten Manggarai, Manggarai Barat dan Manggarai Timur. Di pasar, toko dan pusat-pusat keramaian selalu bisa ditemukan kain songke.

Sarung, kain baju, topi dan selendang. Mengenakan kain Songke dalam bentuk baju, jas atau topi bagi orang Manggarai merupakan kebanggaan. Di sanalah identitas mereka yang bisa membedakan dengan sekian banyak warga yang lain.

Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Andre Garu, mengungkapkan perasaan itu ketika berada di Senayan, rumah anggota DPR/MPR (DPD) RI. Di antara sekian ratusan anggota DPD, Andre mengaku selalu tampill percaya diri (PD).


Para pejabat mengenakan kain songke.

Semua kemeja resmi untuk kerja atau santai selalu dimodifikasi dengan kain Songke.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas