Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Serunya Simulasi 'Keadaan Darurat' di Kapal Pesiar Mewah

Bagi kapal pesiar seperti Costa Victoria, masalah keselamatan tak bisa ditawar-tawar.

Serunya Simulasi 'Keadaan Darurat' di Kapal Pesiar Mewah
thinkstock
Jaket keselamatan. 

TRIBUNNEWS.COM - Bagi kapal pesiar seperti Costa Victoria, masalah keselamatan tak bisa ditawar-tawar.

Wajib dilakukan sebelum berangkat dan melibatkan seluruh penumpang.

kompas

KompasTravel kali ini mengikuti perjalanan bersama Costa Victoria rute Singapura-Phuket (Thailand)-Penang (Malaysia)-Singapura.

Lily Chiu Lai Nam sebagai Trade Marketing Manager Costa Crociere S.p.A mengatakan para peserta famtrip yang melibatkan media dari Indonesia, Malaysia dan Singapura agar mengikuti "muster drill" alias"fire drill" atau latihan keselamatan di atas kapal.

Pelatihan ini dilakukan di atas kapal sebelum kapal meninggalkan Harbourfront Centre Terminal, Singapura, Kamis (3/12/20015) pukul 22.00 waktu setempat.

Tiga puluh menit sebelum Costa Victoria berangkat, pengumuman berkumandang di seluruh kapal bahwa penumpang diminta siap-siap mengikuti latihan keselamatan di dek 6.

Pengumuman disampaikan dalam Bahasa Italia, Inggris, Mandarin, Indonesia dan Jepang.

Penumpang diinstruksikan mengambil jaket pelampung di lemari dan mengikuti petunjuk seperti yang tercantum di kartu kabin masing-masing.

Di balik Costa Card yang sekaligus sebagai kartu pembuka pintu kabin tercantum "Muster Station" A sampai F.

Bila tercantum "Muster Station" A, C, E penumpang wajib keluar ke dek 6 di sebelah kanan. Sementara B, D, F di sebelah  kiri kapal.

Ahmad Wahyudin, warga Jakarta, tamatan Sekolah Tinggi Pariwisata Sahid yang bekerja sebagai room boy di Costa Victoria mengatakan, kegiatan ini wajib diikuti seluruh penumpang.

 


Caption: Penumpang Costa Victoria mengikuti 'fire drill' sebelum kapal bertolak menuju Phuket, Thailand, Kamis (3/12/2015) pukul 22.00 waktu Singapura. (Kompas.com/I Made Asdhiana)
 

Benar saja, pukul 21.45 alarm berbunyi. Penumpang sudah siap-siap menuju "Muster Station" masing-masing dengan mengenakan jaket pelampung.

Beberapa petugas kapal sibuk mengecek setiap kabin atau kamar bila ada penumpang yang tertinggal.

Di setiap pintu lift dijaga pegawai kapal karena penumpang diminta menggunakan tangga menuju dek 6.

Penumpang dewasa, anak-anak, orang tua, laki-laki maupun perempuan menuju lambung kanan dan kiri kapal di dek 6.

Di sana penumpang diatur staf Costa yang berdiri rapi.

Ada juga penumpang yang buru-buru ke dek 6 namun tak mengenakan jaket pelampung.

Pegawai kapal dengan cekatan dan sudah siap sedia mengambilkan jaket pelampung yang ada.

Pengumuman cara menggunakan pelampung kembali bergema lewat 5 bahasa tadi.

Ada juga penumpang yang masih bingung, terutama penumpang usia lanjut, karena bosan terlalu lama berdiri dan melihat pegawai kapal memperagakan cara memakai pelampung.

Karena menggunakan 5 bahasa, berarti pegawai Costa juga 5 kali memeragakan cara memakai jaket pelampung.

Setelah pengumuman dengan 5 bahasa itu selesai, para penumpang diminta kembali ke kabin masing-masing.

Selanjutnya kapal Costa Victoria berbobot 75.200 ton dengan membawa sekitar 1.500 penumpang itu perlahan-lahan meninggalkan Harbourfront Centre Terminal Singapura menuju Phuket, Thailand.

Editor: Malvyandie Haryadi
Sumber: Kompas.com
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas