Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Tips Tetap Asyik Liburan Ke Bali Saat Nyepi Tanpa Langgar Aturan Adat

Ini tips liburan ke Bali pada saat Hari Raya Nyepi tanpa melanggar aturan adat, apalagi sampai ditegur pecalang.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Tips Tetap Asyik Liburan Ke Bali Saat Nyepi Tanpa Langgar Aturan Adat
TRIBUN/SANOVRA JR
Sejumlah Umat Hindu menggelar persembahyangan bersama dalam upacara Melasti. 

TRIBUNNEWS.COM - Liburan di Bali saat Nyepi memiliki kesan tersendiri. Kondisi jalanan sepi dan malam hari gelap gulita karena tidak ada penerangan, bisa menjadi hal istimewa. Tahun ini, Nyepi diperingati pada 9 Maret 2016.

Namun tetaplah diingat bahwa saat Nyepi, umat Hindu di Bali melakukan tapa brata penyepian atau empat pantangan. Turis maupun warga pendatang pun wajib mengikuti aturan-aturan tersebut. Berikut tips jika berada di Bali saat Nyepi.

Aturan saat Nyepi

Saat Nyepi, aturan yang berlaku adalah amati karya (tidak bekerja), amati lelungan (tidak bepergian), amati geni (tidak menyalakan api), dan amati lelanguan (tidak bersenang-senang).

Aturan seperti amati lelungan paling terasa bagi turis. Sebab, pendatang sekalipun tidak diperkenankan untuk berjalan-jalan keluar dari penginapan saat Nyepi.

Selain itu, ada pecalang atau polisi adat yang akan mengawasi tertibnya pelaksanaan Nyepi.


Rekomendasi Untuk Anda

Berlangsung 24 jam

Nyepi berlangsung selama 24 jam sejak matahari terbit atau biasanya dimulai pada pukul 06.00 pagi. Tapa brata penyepian selesai pada pukul 06.00 pagi keesokan harinya.

Jadwal pergi ke Bali

Tibalah di Bali sebelum Nyepi sebab bandara maupun pelabuhan, apalagi terminal, semua libur. Jadi, jangan sampai Anda terjebak di bandara.

Sebab, jika Anda sampai di bandara saat Nyepi, maka Anda tidak bisa keluar dari bandara dan terpaksa menginap di bandara.

Jangan berpergian.

Anda harus tetap berada di penginapan selama Nyepi berlangsung. Jangan nekat keluar hotel selam 24 jam tersebut. Jika nekat, siap-siap diamankan pecalang atau "polisi" adat.

Jaga ketenangan

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas