Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Wakatobi Sudah Dikembangkan Sebagai Destinasi Wisata

Arief Yahya menyambut positif semangat Wakatobi untuk menjadi Badan Otorita Pariwisata

Wakatobi Sudah Dikembangkan Sebagai Destinasi Wisata
hogaristatours.net
Wakatobi sudah dikembangkan sebagai destinasi wisata 

TRIBUNNEWS.COM, WAKATOBI - Menteri Pariwisata Arief Yahya menyambut positif semangat Wakatobi untuk menjadi Badan Otorita Pariwisata. Itu adalah pintu menuju pengembangan kawasan yang paling cepat.

"Saya percaya, selama ini Wakatobi sudah dikembangkan sebagai destinasi wisata. Pak Bupati Hugua juga semangat dan commited di pariwisata," jelas Arief Yahya.

Jika Hugua sering menyebut dirinya "gila-gilaan" membangun Wakatobi dari nol. Bahkan harus setengah gila kalau tidak mau gagal di tengah jalan.

Menpar Arief menyadari itu, bahkan sejak dilantik Oktober 2014 lalu, edisi "gila kerja" juga sudah dijalani di Kemenpar. Istilahnya berangkat kantor pagi, pulang sudah pagi lagi.

"Saya percaya hasil yang luar biasa caranya pasti tidak biasa. Hasil yang luar biasa hanya bisa didapatkan dengan cara yang tidak biasa," kata Arief Yahya.

Maknanya sebenarnya sama. Harus banyak terobosan, banyak ide inovatif, yang bisa mrlompat lebih tinggi, berlari lebih kencang, dan konsisten.

"Semangat yang tinggi akan mencari jalannya sendiri untuk sukses! Saya sudah bisa membayangkan, sulitnya dulu ketika mrmulai menempatkan pariwisata sebagai leading sector. Pasti banyak pertentangan, pro kontra, dan sebangsanya. Tapi fase itu sudah dilewati 5-10 tahun silam," urai Menpat.

Yang dibutuhkan saat ini adalah; percepatan! Akselerasi. Toh, ini sudah ada contohnya, Danau Toba, yang skemanya akan dikeroyok lintas kementerian juga. Infrastruktur dasar, jalan, listrik, air, dengan Kemen PU PR, dermaga dan bandara dengan Kemenhub.

Konservasi bawah laut dengan KKP dan Kemen LHK. Soal status lahan dengan Kemen Agraria.

"BOP inilah yang akan mendata dan mengurus akses dan menjaga atraksi," kata dia.

Halaman
12
Editor: Toni Bramantoro
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas