Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Kuliner

Ini Alasan Kenapa Porsi Nasi Padang Kalau Dibungkus Lebih Banyak

Jangan heran jika Anda membawa pulang sebungkus nasi padang dan menemukan porsi yang super besar untuk dimakan.

Ini Alasan Kenapa Porsi Nasi Padang Kalau Dibungkus Lebih Banyak
Tribun Jambi/ Teguh Suprayitno
Ayam goreng telur (tengah) dan sambal terasi di sebelahnya. Di sekitarnya aneka masakan Padang sajian Rumah Makan (RM) Cahaya Minang di kota Jambi. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Jika membeli nasi padang, bisa dipastikan porsi take away akan lebih banyak dibanding makan di tempat.

Ternyata ada alasan di balik hal tersebut.

Jangan heran jika Anda membawa pulang sebungkus nasi padang dan menemukan porsi yang super besar untuk dimakan.


Tribunnewsbogor/Vivi

Hal ini merupakan kebiasaan warga Minang dan dilakukan oleh seluruh restoran Padang di Nusantara.

"Kalau dibungkus, nasinya pasti lebih banyak. Memang begitu kebiasaannya, di semua restoran," tutur Reno Andam Suri, ahli kuliner Minang sekaligus penulis buku 'Rendang Traveler: Menyingkap Bertuahnya Rendang Minang' kepada KompasTravel, Rabu (25/5/2016).

Menurut Uni Reno, hal ini didasari beberapa alasan. Pertama, semua orang Minang menyadari bahwa mereka yang nasinya dibawa pulang tidak akan makan sendirian.

"Kalau dibawa ke rumah, pasti untuk lebih dari satu orang," tuturnya.

Kedua, di setiap tempat, nasi bungkusan punya patokan tersendiri.

Di Jakarta misalnya, ada patokan berapa centong nasi (centong ini terbuat dari batok kelapa) untuk pengunjung yang pesan take away.


Kompas.com/Sri Anindiati

"Entah kenapa, memang sudah ada patokan banyaknya nasi untuk dibungkus. Besarnya akan lebih bagus jika nasinya sekian centong. Jadi memikirkan estetikanya juga," papar Uni Reno. 

Halaman
12
Editor: Malvyandie Haryadi
Sumber: Kompas.com
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas