Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Tour de Java

Datanglah ke Gua Buniayu, Sukabumi, Rasakan Sensasi Empat Jam Berada di Perut Bumi

Datanglah ke Gua Buniayu. Sensasi empat jam ditelan bumi dapat direguk nikmat dalam wisata minat khusus di tempat ini.

Datanglah ke Gua Buniayu, Sukabumi, Rasakan Sensasi Empat Jam Berada di Perut Bumi
Tribunnews.com/Irwan
Gua Buniayu 

Sembari beristirahat, Anda akan disuguhi secangkir kopi atau teh hangat serta makanan ringan oleh para pemandu.

Setelah puas menikmati piknik singkat, perjalanan kembali dilanjutkan.

Namun, Anda akan terlebih dulu merasakan sensasi kegelapan abadi.

Ketika segala penerangan dipadamkan, yang ada hanyalah gelap, sensasi kegelapan abadi dapat mulai Anda selami.

Sekeliling seakan renyap, hanya menyisakan suara aliran air yang syahdu.

Saat itu Anda tengah berada dalam zona kegelapan abadi, tempat dalam gua yang tak mampu ditembus setitik cahaya pun dari atas permukaan bumi.

Artinya, zona senja yang masih menerima pantulan sinar matahari terik telah jauh Anda tinggalkan, terlebih zona terang yang berada di kawasan mulut gua.

Tak lama, dalam hitungan menit, penerangan kembali dinyalakan dan perjalanan pun berlanjut.

Menyusuri susunan bebatuan alami tidaklah mudah.

Anda pastilah akan banyak membelalakkan mata dan tersengal usai berhasil melalui beberapa bagian yang sulit sekaligus amat menantang untuk dilintasi.

Setelah menempuh tiga per empat perjalanan, bersiaplah bertarung melawan lekatnya genangan lumpur dalam lintasan.

Melelahkan memang, namun tentunya amat mengasyikkan dan menghasilkan suatu kesan mendalam pada ekspedisi Anda.

Mengakhiri penjelajahan, baluran lumpur akan memenuhi wearpack, gloves, dan boots Anda.

Namun, Anda tak akan kembali dengan berselimut lumpur lantaran tim pemandu akan lebih dulu membawa Anda ke air terjun Bibijilan.

Menumpangi sebuah mobil pick-up, Anda akan diajak bertandang ke air terjun tersebut.

Sambil membersihkan diri dari balutan lumpur, Anda dapat menikmati segarnya terpaan air yang mengalir deras di sana sambil merilekskan tubuh yang lelah.

Ekspedisi minat khusus berakhir sampai di situ.

Kendati demikian, pengalaman yang Anda dapatkan selama empat jam ditelan bumi tersebut tentu tak akan mudah dilupakan. 

Penulis: Regina Kunthi Rosary
Editor: Malvyandie Haryadi
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas