Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Dr Malinda Irwantia SE, M.Si: Desa Wisata Motor Ekonomi Daerah

Dr Malinda Irwantia SE, M.Si menyebut Desa Wisata adalah motor perekonomian masyarakat di daerah

Dr Malinda Irwantia SE, M.Si: Desa Wisata Motor Ekonomi Daerah
Berita Golkar
Malinda Irwantia 

TRIBUNNEWS.COM, PEKALONGAN – Anggota Komisi X DPR RI Dr Malinda Irwantia SE, M.Si menyebut Desa Wisata adalah motor perekonomian masyarakat di daerah. Mengembangkan Desa Wisata dengan model homestay-nya adalah cara cepat, mudah dan efektif untuk membangkitkan ekonomi lokal.

“Karena itu, harus lebih banyak Desa-Desa Wisata di banyak destinasi di tanah air,” ungkap Dr Malinda Irwantia SE, M.Si.

Hal itu disampaikan dalam Seminar Pengembangan Pariwisata dalam Rangka Menggerakkan Perekonomian Daerah, di Hotel Horison , 11 Februari 2017 di Pekalongan. Kegiatan ini merupakan kerja bareng, antara Kementerian Pariwisata Republik Indonesia dengan Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Kota Pekalongan.

“Saya yakin mengembangkan destinasi Desa Wisata itu mampu menstimulus atau menjadi motor pengungkit perekonomian desa,” kata Malinda.

"Komitmen Presiden Jokowi untuk membangun Indonesia dari pinggiran harus didukung total. Pemerintah desa atau kepala desa harus inovatif dalam menggunakan desa, agar tujuan dari penyaluran dana desa bisa tercapai. Berbagai strategi bisa ditempuh, salah satunya dengan mengembangkan wisata perdesaan,” jelasnya.

Langkah tersebut sejalan dengan keinginan pemerintah pusat yang sudah menetapkan pariwisata sebagai core economy Indonesia ke depan. Hanya sector inilah yang bisa men-drive ekonomi masyarakat dengan sharing economy atau yang lebih dikenal sebagai ekonomi gotong royong.

“Ini penting, agar perekonomian nasional dan pertumbuhan ekonomi tidak hanya bertumpu pada ekspor komoditi saja. Pariwisata termasuk kategori eksport yang devisanya diambil langsung oleh masyarakat," sebut anggota DPR yang membidangi Pendidikan, Kebudayaan, Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda Olahraga, Perpustakaan itu.

Melinda menambahkan, melalui wisata perdesaan, desa bisa mengoptimalkan setiap potensi yang dimiliki. Karena wisata perdesaan merupakan aktivitas yang dilakukan di suatu desa untuk menarik wisatawan berkunjung ke desa tersebut. Trend go nature, dengan desa sebagai destinasi utama sudah mendunia saat ini.

Wisatawan diajak mengenal kehidupan perdesaan melalui aneka aktivitas unik masyarakat desa, seperti memetik teh di kebun teh Pagilaran di Desa Keteleng, Kec Blado, Kab Batang dan sentra desa wisata kebun nanas di pemalang dan selfie di Taman Bunga Krisan Wonobodro, Batang.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Wisata Nusantara Esthy Reko Astuti langsung mengapreasi rencana langkah strategis untuk mengembangkan pariwisata di Pekalongan, Batang dan Pemalang ini.

Halaman
12
Editor: Toni Bramantoro
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas