Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Disebut Bisa Cegah Penyakit, Perang Kotoran Sapi jadi Penutup Perayaan Diwali

Jika Spanyol memiliki La Tomatina atau perang tomat, maka di India ada Gorehabba, pertempuran kotoran sapi untuk mengakhiri perayaan Diwali.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Rizky Tyas Febriani
zoom-in Disebut Bisa Cegah Penyakit, Perang Kotoran Sapi jadi Penutup Perayaan Diwali
AFP/epost-robot
Gorehabba, perang kotoran sapi di Gummatapura untuk mengakhiri Diwali 

TRIBUNNEWS.COM - Gummatapura merupakan sebuah desa kecil di India yang dikenal dunia karena cara unik warganya mengakhiri perayaan tahunan, Diwali.

Mereka menutup perayaan Diwali dengan perang kotoran sapi besar-besaran yang disebut "Gorehabba".

Jika Spanyol memiliki La Tomatina atau perang tomat, Italia ada Perang Jeruk Ivrea tradisional, maka di India ada Gorehabba, pertempuran kotoran sapi untuk mengakhiri perayaan Diwali.

Perayaan Diwali cukup penting bagi masyarakat India, sama pentingnya dengan kotoran sapi dalam budaya India. Baca selengkapnya>>>

Baca juga: Diklaim Bisa Merangsang Kontraksi, Burger Ini Menarik Perhatian Wanita Hamil untuk Menyantapnya

Baca juga: Harga Tiket Masuk Transera Waterpark, Tempat Wisata di Bekasi yang Tawarkan Berbagai Wahana Seru

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas