Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Gunung Gede Pangrango Ditutup Sebulan untuk Cegah Risiko Cuaca Ekstrem

Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) kembali menutup kegiatan pendakian mulai 28 Desember 2020 – 31 Januari 2021.

Gunung Gede Pangrango Ditutup Sebulan untuk Cegah Risiko Cuaca Ekstrem
APGI / Ade Wahyudi
Fenomena padang es muncul di Gunung Gede, Minggu (6/10/2019). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) kembali menutup kegiatan pendakian mulai 28 Desember 2020 – 31 Januari 2021.

Berdasarkan keterangan dalam situs resmi TNGGP, penutupan sementara berdasarkan Surat Edaran 1483/BBTNGGP/Tek.P2/12/2020 tentang Penutupan Sementara Kegiatan Pendakian.

“Dalam rangka mengantisipasi cuaca yang ekstrim dan untuk pemulihan ekosistem di sepanjang jalur pendakian TNGGP, maka Balai Besar TNGGP (BBTNGGP) menyatakan kegiatan pendakian di TNGGP ditutup sementara untuk umum,” seperti tertera dalam SE yang ditanda tangani Kepala BBTNGGP Wahju Rudianto.

Baca juga: Gunung Api Kilauea yang Terletak di Big Island Hawaii Meletus, Disusul Gempa 4,4 SR

Apabila pada 1 Februari cuaca masih buruk berdasarkan prakiraan BMKG, penutupan akan diperpanjang hingga pendakian dirasa aman untuk dilakukan kembali.

Baca juga: Masa Tanggap Darurat Bencana Gunung Merapi di Klaten Diperpanjang Lagi Hingga 31 Desember 2020

TNGGP menegaskan, calon pendaki yang sudah melakukan pembayaran melalui proses pemesanan daring pada tanggal tersebut—jika masih ditutup—mereka diminta untuk menjadwal ulang pendakian.

Kenapa hanya ditutup satu bulan?

Berdasarkan unggahan dalam Instagram @tn_gedepangrango, Rabu (23/12), seorang pengguna Instagram @syamsudinidong mengatakan, biasanya TNGGP tutup selama tiga bulan setiap awal tahun.

Menanggapi hal tersebut, akun Instagram resmi TNGGP mengatakan, sebelumnya pihak mereka sudah menutup kawasan untuk waktu yang lama akibat pandemi Covid-19 dan beberapa hal.

“Berdasarkan pengamatan petugas lapangan dapat dilakukan 1 bulan untuk pemulihan ekosistem saat ini,” tutur @tn_gedepangrango di kolom komentar.

Dia melanjutkan, tahun sebelumnya pembukaan dimulai pada April, ditutup pada pertengahan Agustus, dan dilanjutkan pada Januari.

“Sepanjang tahun 2020 hanya beberapa bulan di buka dan saat ini juga masih melihat bagaimana perkiraan dari BMKG, jika terjadi cuaca ekstrem maka penutupan akan d perpanjang..” sambungnya.

Jika ingin melakukan pendakian sebelum tanggal penutupan, calon pendaki wajib daftar di situs http://www.gedepangrango.org/booking/.

Dalam situs resmi TNGGP pun terdapat beberapa aturan yang wajib diperhatikan oleh calon pendaki, salah satunya adalah pendakian hanya boleh dilakukan dua hari dan satu malam saja.

Untuk informasi lebih lanjut, calon pendaki dapat menghubungi (0263) 519415, Facebook bookingtnggp, Instagram @tn_pendakiangedepangrango, email booking@gedepangrango.org, atau chat WhatsApp 0263519415. (Nabilla Ramadhian)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Gunung Gede Pangrango Tutup Sebulan, Antisipasi Cuaca Ekstrem

Ikuti kami di
Editor: Choirul Arifin
Sumber: Kontan
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas