Cerita Yudhit Anugrah Modal Nekat hingga Tuai Sukses Bersama Temannya Seorang Coffee Master
Tahun 2023 menjadi titik bangkit bagi Yudhit setelah pandemi Covid-19 berlalu
Penulis:
Willem Jonata
Editor:
Eko Sutriyanto
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Willem Jonata
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pandemi membuat dunia usaha mengalami gejolak. Terutama usaha yang bergerak di bidang food and baverage (F&B).
Tak sedikit yang terpaksa melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap karyawan.
Banyak pula yang mengalami gulung tikar.
Hal itu tak lepas karena pemerintah membuat kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) untuk mengantisipasi penularan covid-19.
Saat itu mungkin banyak yang tidak berani membuka usaha baru di bidang F&B.
Namun, Yudhit Anugrah satu di antara sosok nekat.
Anak muda kelahiran 8 Mei 1994, itu malah membuka Kaizen Coffee.
Di luar dugaan usahanya itu mampu bertahan melewati badai pandemi.
Sebelumnya, Yudhit bekerja sebagai pegawai kantoran di bidang legal. Namun, ia tidak betah karena merasa passionnya di usaha F&B.
Baca juga: Archipelago International Meluncurkan Program F&B Baru dan Menarik Archipelago Black Box Battle
Terlebih ketika kuliah, ia sempat membuka usaha kafe. Ia merasa lebih nyaman menjadi entrepreneur.
Bersama dua kawannya, teman di masa SMP dan SMA, tercetuslah untuk mendirikan coffeeshop, bernama Kaizen, di sekitaran Kemayoran, Jakarta Pusat.
Kata Kaizen sendiri berasal dari bahasa Jepang. Kai artinya perbaikan, dan Zen artinya bagus. Kata yang bisa diartikan sebagai perbaikan yang bagus terus menerus.
"Modal saya nekat saja. Kebetulan teman saya, coffee master, dan memutuskan berhenti dari tempatnya bekerja untuk membangun Kaizen bersama-sama," kata Yudhit saat ditemui di Kaizen Heritage, Jalan Jenderal Letjen Soeprapto, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, yang baru buka pada Maret 2023.
Yudhit menyadari situasi saat itu sama sekali tidak mendukung untuk berbisnis.