Ethiopia: Permata Tersembunyi Afrika yang Kini Mendunia, Antara Sejarah Kuno dan Budaya yang Memukau
Ethiopia tengah menjelma menjadi salah satu destinasi wisata paling menarik di Afrika, dengan lonjakan wisatawan sebesar 15%
Editor:
Tiara Shelavie
Ringkasan Berita:
- Ethiopia tengah menjelma menjadi salah satu destinasi wisata paling menarik di Afrika, dengan lonjakan wisatawan sebesar 15 persen pada 2025 berkat kekayaan alam, sejarah, dan budayanya yang unik.
- Negara ini menawarkan pengalaman tak tertandingi, mulai dari pendakian di Pegunungan Simien, gereja-gereja kuno yang terpahat di batu di Lalibela
- Meski infrastrukturnya masih terus berkembang, justru keaslian dan keotentikan Ethiopia yang belum terjamah itulah yang menjadi daya tarik terbesarnya
TRIBUNNEWS.COM - Ethiopia kini resmi mencuri perhatian dunia pariwisata internasional. Negara yang terletak di Tanduk Afrika ini mencatat lonjakan kunjungan wisatawan sebesar 15% pada tahun 2025, jauh melampaui rata-rata pertumbuhan benua Afrika yang sebesar 8% — angka tertinggi di antara seluruh benua di dunia.
Mengutip faroutmagazine.co.uk, para analis pariwisata menyebut Ethiopia sebagai "mahkota" dari kebangkitan wisata Afrika, seiring meningkatnya investasi pemerintah dalam pembangunan infrastruktur perhotelan, peningkatan aksesibilitas, serta upaya pemulihan kepercayaan wisatawan mancanegara.
Alam yang Kontras dan Menakjubkan
Salah satu daya tarik utama Ethiopia adalah keragaman lanskapnya yang luar biasa. Taman Nasional Pegunungan Simien — yang kerap dijuluki "Atap Afrika" — menawarkan jalur pendakian melintasi puncak-puncak berbatu dan lembah-lembah curam yang dramatis.
Kawasan ini juga menjadi habitat bagi serigala Ethiopia yang terancam punah serta monyet gelada, menjadikannya alternatif trekking yang semakin diminati wisatawan.
Di sisi lain, Depresi Danakil menghadirkan pengalaman yang sama sekali berbeda. Dikenal sebagai salah satu wilayah paling tidak bersahabat di muka bumi, kawasan ini justru memikat para wisatawan petualang dengan pemandangan danau lava Erta Ale yang membara serta hamparan garam tandus yang tampak seolah berasal dari planet lain.
Baca juga: Ameba Pemakan Otak Ditemukan di Tiga Taman Nasional Populer AS, Ini yang Perlu Anda Ketahui
Warisan Sejarah dan Peradaban Tertua Dunia
Ethiopia juga diakui sebagai salah satu tempat lahirnya peradaban manusia. Di sinilah ditemukan "Lucy," salah satu kerangka hominid tertua yang pernah diketahui ilmu pengetahuan.
Sementara itu, kompleks gereja Lalibela — yang dipahat langsung dari batu padas pada abad ke-12 — terus menjadi magnet wisatawan religi dan sejarah dari seluruh penjuru dunia.
Dijuluki "Yerusalem Baru," Lalibela hingga kini masih aktif digunakan sebagai tempat ibadah, memadukan pengalaman sejarah dengan kehidupan spiritual yang hidup dan nyata.
Sebagai salah satu dari sedikit negara Afrika yang tidak pernah sepenuhnya dijajah, Ethiopia memiliki identitas budaya yang sangat kuat dan khas, yang terasa berbeda dari banyak negara tetangganya.
Kuliner dan Budaya Kopi yang Mendunia
Di luar batas geografisnya, pengaruh Ethiopia juga semakin terasa melalui kulinernya. Masakan Ethiopia — terutama injera, roti pipih berbahan dasar tepung fermentasi, beserta aneka semur kaya sayuran yang menyertainya — kini semakin populer di berbagai belahan dunia.
Tak kalah penting, Ethiopia diakui sebagai tanah kelahiran kopi. Tradisi upacara kopi yang diwariskan turun-temurun kini menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan, khususnya para penikmat kopi yang ingin merasakan pengalaman autentik langsung dari sumbernya.
Tantangan yang Masih Dihadapi
Baca tanpa iklan