Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribunners
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
2 - 0
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
2 - 1
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Blog Tribunners

DPR Sebaiknya Belajar Etika Harakiri ke Jepang

Salah satu budaya yang masih sering dilakukan oleh orang Jepang yaitu memegang teguh nilai-nilai tradisionalnya, harakiri.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Muhammmadbayuisa
Editor: Iswidodo
Memuat video…
Salah satu budaya yang masih sering dilakukan oleh orang Jepang yang masih memegang teguh nilai-nilai tradisionalnya adalah harakiri. 

Harakiri adalah tindakan mengakhiri hidup dengan cara menusukkan belati atau samurai ke perut atau jantung yang dilakukan oleh orang yang merasa telah kehilangan kehormatan akibat melakukan kejahatan, aib, dan/atau mengalami kegagalan dalam menjalankan kewajiban. 

Bagi mereka, tidak ada gunanya lagi melanjutkan hidup bila sudah kehilangan kehormatan. 

Budaya ini juga masih terkait erat dengan kesetiaan dan kepatuhan orang Jepang kepada kaisar, dimana kaisar dalam kepercayaan Shinto (agama tradisional yang masih banyak dipeluk oleh masyarakat Jepang) berada di tempat yang sangat disakralkan.

Nah....kalau di Indonesia, orang yang merasa kehilangan kehormatan akibat aib, skandal korupsi, perselingkuhan dan lain sebagainya, atau kegagalan dalam menjalankan kewajibanya sebagai pemimpin di institusinya, malah justru melakukan KABURKIRI alias MELARIKAN DIRI...


Untuk itulah, maka saya usulkan agar para anggota DPR dan para pemimpin Indonesia, mengadakan studi banding ke Jepang, untuk mempelajari bagaimana etika Harakiri yang baik dan benar, ketimbang belajar etika ke Yunani.

Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email redaksi@tribunnews.com


Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas