NII Memperburuk Citra Islam
Ketua Forum Umat Islam (FUI) Umar Said mengatakan keberadaan Negara Islam Indonesia (NII) memperburuk citra Islam dan menyudutkan Islam.
Editor:
Dewi Agustina
TRIBUNNEWS.COM, PALEMBANG - Ketua Forum Umat Islam (FUI) Umar Said mengatakan keberadaan Negara Islam Indonesia (NII) memperburuk citra Islam dan menyudutkan Islam. Pasalnya, cara-cara yang digunakan NII sangat bertentangan dengan kaidah-kaidah Islam.
Menurut Umar Said, NII merupakan gerakan Zionis yang ingin menghancurkan Islam. Cara kerja seperti doktrinasi, cuci otak dan hipnotis snagat bertentangan dengan aturan-aturan Islam yang sesungguhnya. Karena dalam Islam sendiri punya konsep sesuatu pekerjaan semua diserahkan pada Allah.
“Cuci otak hanya
dilakukan untuk para tentara, supaya mereka terfokus pada kesejatiannya pada
loyalitas kesatuan mereka, bukan pada merekrut supaya masuk di NII. Buat para perusak Islam
berhentilah berwajah ganda dan berhentilah merongrong keutuhan Islam yang
ada," kata Umar Said
saat dihubungi wartawan di kantor Sekretariat FUI, Senin (9/5/2011).
FUI berpendapat, pemerintah saat ini belum bersungguh-sungguh dalam menangani permasalahan NII tersebut. Hal ini ditandai dengan belum adanya tindakan tegas dari pemerintah. Umar berharap pemerintah menegakkan keadilan misalnya dengan membuka lapangan pekerjaan. Sebab menurutnya, pemuda sangat mudah disulut ketika mereka menerima ketidakadilan.
Umar mengaku, saat ini keberadaan NII di Sumatera Selatan belum terdeteksi dan belum ada yang melaporkan. Dia berharap, warga segera melapor jika menemukan kejanggalan-kejanggalan kepada aparat atau ke FUI.
Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email redaksi@tribunnews.com
Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.