Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
DOWNLOAD
Tribunners
LIVE ●
tag populer

Tribunners / Citizen Journalism

NII Memperburuk Citra Islam

Ketua Forum Umat Islam (FUI) Umar Said mengatakan keberadaan Negara Islam Indonesia (NII) memperburuk citra Islam dan menyudutkan Islam.

Editor: Dewi Agustina

TRIBUNNEWS.COM, PALEMBANG - Ketua Forum Umat Islam (FUI) Umar Said mengatakan  keberadaan Negara Islam Indonesia  (NII) memperburuk citra Islam dan menyudutkan Islam. Pasalnya, cara-cara yang digunakan NII sangat bertentangan dengan kaidah-kaidah Islam.

Menurut Umar Said, NII merupakan gerakan Zionis yang ingin menghancurkan Islam. Cara kerja seperti doktrinasi, cuci otak dan hipnotis snagat bertentangan dengan aturan-aturan Islam yang sesungguhnya. Karena dalam Islam sendiri punya konsep sesuatu pekerjaan semua diserahkan pada Allah.

“Cuci otak hanya dilakukan untuk para tentara, supaya mereka terfokus pada kesejatiannya pada loyalitas kesatuan mereka, bukan pada merekrut supaya masuk di  NII. Buat para perusak Islam berhentilah berwajah ganda dan berhentilah merongrong keutuhan Islam yang ada," kata  Umar Said saat dihubungi wartawan di kantor Sekretariat FUI, Senin (9/5/2011).

FUI berpendapat, pemerintah saat ini belum bersungguh-sungguh dalam menangani permasalahan NII tersebut. Hal ini ditandai dengan belum adanya tindakan tegas dari pemerintah. Umar berharap pemerintah menegakkan keadilan misalnya dengan membuka lapangan pekerjaan. Sebab menurutnya, pemuda sangat mudah disulut ketika mereka menerima ketidakadilan.

Umar mengaku, saat ini keberadaan NII di Sumatera Selatan belum terdeteksi dan belum ada yang melaporkan. Dia berharap, warga segera melapor jika menemukan kejanggalan-kejanggalan kepada aparat atau ke FUI.

Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email redaksi@tribunnews.com


Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas