Jangan Pilih PKS !
Ajakan 'Jangan Pilih PKS' sudah saya dengar dari tetangga, kerabat, teman kerja, hingga tukang ojek. Saya pun terhasut, jadi benci PKS.
Editor:
Agung Budi Santoso
Benci Jadi Cinta
Tahun 2007, ketika banjir besar melanda Jakarta, titik kebencian saya kepada PKS mencapai titik kulminasinya. Maaf, lebih tepatnya, mulai surut. Saat itu, rumah keluarga kami di Jakarta Barat tenggelam. Lagi-lagi, relawan PKS memenuhi sudut perumahan. Perahu karet, perahu darurat, baju bekas dan bantuan makanan, banyak disuplai oleh mereka.
Yang membedakan dari yang lain, relawan-relawan ini begitu santun dan cepat dalam mengambil tindakan, dan tahu harus melakukan apa ketika melihat korban bergelantungan di teras-teras rumah, ketika korban ingin menyelamatkan harta bendanya. Persis apa yang dilakukan petugas penyelamat di film Titanic, para relawan itu berteriak-teriak ke semua rumah, memastikan apakah ada korban yang perlu ditolong...
Ajakan itu, malah membalik kebencian saya menjadi cinta. Betapa hebatnya...
*) Mustofa B. Nahrawardaya, saat ini menjadi Caleg PKS DPR RI Jateng V
* Citizen Reporter adalah jurnalisme warga. Anda, warga nonjurnalis, bisa menulis berita. Kirim ke redaksi@tribunnews.com. Cantumkan identitas diri
Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email redaksi@tribunnews.com
Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.
Baca tanpa iklan